Sabtu, 23 Januari 2021

Sosok Buni Yani

Sosok Buni Yani

Foto: Akbar Tanjung, Mahfud MD, Buni Yani dan Aldwin Rahadian. (Nael/swamedium)

Oleh: Naniek S Deyang*

Banner Iklan Swamedium

Jakarta, Swamedium.com — Mas Buni Yani kemarin akhirnya dieksekusi dan ditahan di Lapas Gunung Sindur, satu Lapas dengan Ust ABB.

Lapas Gunung Sindur itu biasanya digunakan utk tahanan dengan kesalahan maksimum, termasuk orang yg dianggap teroris.

Mas Buni Yani hanya meng up load video pidato mantan Gubernur DKI, dan Mas Buni mengambil video dari staf humas DKI yg terlebih dahulu mengup-loadnya di medsos.

Mas Buni Yani tdk melakukan editing baik mengurangi atu menambah video tersebut. Namun Mas Buni divonis salah karena dianggap menyebarkan content yg dianggap menimbulkan persoalan SARA.

Masih panjang dan tdk akan bisa menang utk diperdebatkan soal apa yg dilakukan Mas Buni Yani. Namun yg jelas ia sekarang harus menjalani hukuman utk sebuah video yg diunggahnya di Medsos.
Saya jadi ingat pernah bertemu Mas Buni saat awal2 kasus ini mencuat. Rumah Mas Buni yg sangat sederhana dengan sofa2 yg telah lusuh membuat saya terkejut akan sosok Buni Yani.

Di rumahnya yg sederhana itu, mas Buni tinggal dng dua anaknya yg masih kecil ( SD dan SMP) serta seorang istri yg hanya sebagai Ibu Rumah Tangga.

Mas Buni Yani yg jebolan sekolah LN dan menjadi dosen di sebuah Universitas memang hidup sederhana, dan tragisnya saat kasus ini meledak, saat itu juga Mas Buni kehilangan pekerjaannya. Saya tdk bisa membayangkan apa yg ada di benak anak2 Mas Buni soal bapaknya.

Seorang Ayah yg bila di rumah mengajarinya belajar, dan mengajak lebih banyak membaca, karena di rumahnya tdk ada TV.

Mas Buni yg digarasi rumahnya tdk ada mobil dan motor ini, meski hidup serba pas -pasan, namun senantiasa membantu Yayasan Yatim Piatu mualaf di dekat rumahnya di Depok.

Banyak hal ingin saya tulis, tapi rasanya kelu. Apapun yg Mas Buni lakukan adalah demi agama Islam dan telah melahirkan ghirah kita semua utk membela agama Islam dan Alqur’an.

Semoga Allah menguatkan Mas Buni, dan memberikan kesabaran padanya, juga pada anak-anak dan istrinya. Semoga suatu saat saya masih ingat jalan ke rumah Mas Buni utk sekedar menengok anak-anak dan istrinya…Aamiin YRA.

*Penulis adalah Wartawan Senior dan Aktivis Sosial

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita