Friday, 26 April 2019

Soal Tuduhan Konsultan Asing, Jokowi Harus Minta Maaf ke Prabowo

Soal Tuduhan Konsultan Asing, Jokowi Harus Minta Maaf ke Prabowo

Jakarta, Swamedium.com — Calon Presiden petahana, Joko Widodo dituntut untuk segera meminta maaf kepada kompetitornya Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Bin Firman Tresnadi mengatakan Jokowi telah menuduh Prabowo menggunakan konsultan asing untuk kampanye pemenangan Pilpres, namun Jokowi yang justru diduga kuat telah menyewa konsultan asing.

“Yang harus dilakukan Jokowi bukan klarifikasi, tetapi meminta maaf karena telah memfitnah Prabowo dengan tuduhan menggunakan konsultan asing,” ujar Bin Firman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (6/2).

Nama Jokowi tercatum sebagai salah satu klien seorang ahli strategi politik ternama asal Amerika Serikat, Stanley B. Greenberg, PhD. Mengutip political-strategist.com, dijelaskan bahwa Greenberg merupakan pengumpul pendapat, ahli strategi politik, peneliti dan penulis kawakan.

Dia dikenal di seluruh dunia untuk panduan ilmiah dan berbasis penelitian yang telah membantu ratusan politisi, partai politik, perusahaan dan organisasi akar rumput untuk mewujudkan tujuan mereka. Penelitian Greenberg yang mendalam dan ekstensif kerap kali mengungkapkan kebenaran yang andal yang berhasil membantu politisi maupun korporat.

Terkait itu, Bin Firman menegaskan, sebenarnya tidak ada masalah jika Jokowi maupun Prabowo menggunakan konsultan asing. Karena hal tersebut merupakan hak politik mereka untuk merebut kemenangan, asalkan tak melanggar undang-undang.

“Hal tersebut sah-sah saja. Yang jadi masalah adalah ketika menuduh orang lain melakukan sesuatu akan tetapi justru dia sendiri yang melakukan. Ini fitnah namanya,” pungkas pengamat politik ini.

Sumber: RMOL

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)