Friday, 26 April 2019

Maaf Pak Kiyai, Orang Minang Tak Bisa Mengaji Ada di Kubu Anda

Maaf Pak Kiyai, Orang Minang Tak Bisa Mengaji Ada di Kubu Anda

Oleh: M. Zaldi Abdurrahman S.Ag*

Kab. Agam, Swamedium.com — Sudah ribut besar Ranah Minang, karena pernyataan cawapres pak Kiyai Ma’ruf yang offside deskripsikan orang minang banyak yang buta baca AlQur’an. Secepat kilat sudah jadi kabar dan perbincangan tak sedap di mana2, orang serantau pun meradang, mereka teriak, apa2an ini??

Akui saja, rintisan kampanye pak Kiyai yg agak berani ke kandang Harimau Tauhid Sumatera awal bulan ini sudah berujung petaka elektabilitas kubu-01 makin turun ke stadium yg lebih mengerikan di Sumbar, sudah tak tertolong lagi jika meminjam kalimat dokter. Kembali, selain faktor sudah dari awal orang minang tak percaya semua janji rejim, juga beriringan dengan sesatnya olahan lidah pak kiyai itu.

Pak kiyai mungkin tak mengerti apa2, atau memang telah diberi informasi menyesatkan orang di sekeliling anda sebelum angkat bicara. Sehingga Pak Kiyai dibuat bingung atau tak faham bahwa orang minang itu dari dulu sangat taat pada ajaran Islam, tatacara hidup dan adat yang tak sesuai Qur’an dan Hadist bukanlah adat bagi orang minang, falsafah kami ABSSBK (Adat Basandi Syarak, Sayarak Basandi Kitabullah), kemampuan baca AlQur’an dan maknanya adalah semacam passport untuk hidup kami di dunia dan akhirat.

Bukan niat tinggi hati, Ulama2 besar sudah lahir di bumi Minangkabau dari sejak pertama cahaya islam mencerahkan negri ini, Qur’an sudah diajarkan dari balita, kemampuan menjadi Imam Masjidil Haram adalah benchmark atau ukuran orang minang. Dulu kami punya Syaikh Burhanuddin Ulakan, Syaikh Jamil Jambek, Syaikh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Buya Hamka, dan sekarang kami punya Buya Gusrizal, mereka sama lembutya ke ummat tapi jangan kaget mereka juga sama kerasnya ke pengkhianat dan kaum munafik..

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)