Sunday, 22 September 2019

Terjerat Pinjaman Uang Online, Zulfadli Meninggal Gantung Diri

Terjerat Pinjaman Uang Online, Zulfadli Meninggal Gantung Diri

Surat wasiat yang ditulis Zulfadli.

Jakarta, Swamedium.com — Sopir taksi gantung diri Zulfadli (35), meninggalkan surat wasiat terkait jeratan pinjaman uang melalui online.
Zulfadli (35) sopir taksi gantung diri membuat warga Jalan Mampang Prapatan VII, RT 05/06, Tegal Parang, Jakarta Selatan heboh.

Warga heboh setelah ada yang menemukan Zulfadli tergantung di sebuah kamar kos, Senin (11/2/2019).

Pria yang mengakhiri hidupnya dengan gantung diri ini, Zulfadli (35), sehari-hari bekerja sebagai seorang pengemudi taksi berlambang burung biru.
Ia nekat gantung diri diduga lantaran terlilit oleh hutang dan faktor ekonomi.

Zulfadli melalui surat wasiat menyebut pinjaman online jebakan setan
Rekan Zul bernama Nardi (22) mengungkapkan kepada polisi, Zulfadli datang ke tempat kosnya pada Minggu malam sekitar pukul 21.00 dengan niat menginap.

“Dia bilang ingin menginap karena tidak bisa tidur di mess supir Bluebird,” ujar Nardi, kepada wartakotalive.com, Senin (11/2/2019).

Nardi membiarkan Zul berada di kamar kosnya, sementara malam itu ia berangkat bekerja sebagai tukang cuci mobil pada perusahaan Taksi Blue Bird.

Saat kembali ke kamar kost pada tanggal 11 Februari 2019 pukul 09.00 WIB, kamar kost dalam keadaan terkunci.

Setelah beberapa lama pintu kamar kost diketuk tidak ada jawaban, akhirnya pintu didobrak.

Nardi terkejut saat menemukan korban sudah dalam keadaan gantung diri di pintu kamar mandi kamar Kost.

Kanit Reskrim Polsek Mampang Prapatan Iptu Anton Prihartono menerangkan, menurut kesaksian saksi korban datang dalam keadaan wajar dan sehat.

“Korban juga tidak menunjukan perilaku aneh serta tidak menceritakan keluh kesah,” ujar Iptu Anton.

Dari hasil Chek TKP oleh anggota Polsek Mampang ditemukan korban gantung diri dengan seutas tali di pintu kamar mandi kost.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)