Tuesday, 18 June 2019

Soal Unicorn, Prabowo Lebih Realistis dengan Ekonomi Kerakyatan

Soal Unicorn, Prabowo Lebih Realistis dengan Ekonomi Kerakyatan

Oleh: Igor Dirgantara*

Jakarta, Swamedium.com — Debat capres kedua 17 Februari 2019 memang jauh lebih baik ketimbang yang pertama. Lebih baik karena cara berpikir capres mulai terkuak. Hal ini tampak dari benturan argumentasi kedua Capres saat debat. Masyarakat bisa menilai cara berpikir dua kandidat ini dalam mengatasi masalah bangsa, berdasarkan tema penting dalam debat kedua kemarin. Memahami cara berpikir Capres lebih sifnifikan dari pada visi misinya yang pasti semua baik. Saat Debat, kedua capres tampil bagus.

Jokowi mungkin visioner, tetapi Prabowo jauh lebih realistis dan membumi cara berpikirnya. Berulang kali diungkapkan oleh Prabowo bahwa tujuannya tidak berbeda dengan Jokowi : untuk rakyat. Yang berbeda hanya soal strategi untuk selesaikan masalah – jika terpilih di Pemilu 2019. Ibarat pertarungan capres partai Republik (konservatif) dan partai Demokrat (liberal) di Amerika Serikat (AS) yang punya kesamaan prinsip dalam liberalisme untuk memberi kesejahteraan warga negara – namun berbeda dalam derajat dan implementasi kebijakannya nanti. Di AS, partai Demokrat, misalnya, ingin keterlibatan pemerintah lebih dalam di bidang ekonomi (welfare state), dan sebaliknya bagi partai Republik (negara sebagai penjaga malam).

Prabowo dan Jokowi juga punya komitmen yang sama kuat memberikan kemakmuran bagi rakyat Indonesia. Namun paradigma kedua capres ini ada perbedaannya. Jokowi visioner soal pentingnya menambah unicorn (yang kapitalis) dan sebenarnya tidak begitu dipahami ‘wong cilik’. Sebaliknya, Prabowo terlihat sibuk melihat bagaimana unicorn tersebut bisa dimiliki orang Indonesia (bukan oleh Asing), sekaligus membuka lapangan kerja bagi rakyat. Unicorn sendiri adalah perusahaan rintisan (startup) yang valuasinya mencapai di atas US$ 1 miliar. Bagi Prabowo, apa artinya punya banyak unicorn, jika harga kebutuhan pokok rakyat tidak terjangkau. Ini arah dan kebijakan yang bersumber dari cara berpikir Prabowo: “kemandirian bangsa”.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)