Friday, 19 July 2019

Kriminalisasi Ulama Terus Berlanjut

Kriminalisasi Ulama Terus Berlanjut

Jakarta, Swamedium.com — Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif batal hadir dalam pemeriksaan. Kuasa hukum Ahmad Michdan juga menyampaikan hasil pertemuan dengan penyidik di hadapan massa pendukung yang menggelar aksi di depan Mapolda Jawa Tengah. Kuasa hukum menyatakan bahwa Slamet Ma’arif terkena flu berat dan tekanan darah tinggi.

Kriminalisasi ulama terus berlanjut.
Ketidakadilan terus menghujam para ulama. Tidak hanya itu, kegiatan-kegiatan berlangsung menyudutkan umat Islam. Alasan di panggil ke polda Jateng karena menyelenggarakan kegiatan-kegiatan Islam.

Indonesia kian memanas memasuki dunia politik. Di perkuat dengan ungkapan Asep Syarifuddin (Wakil ketua Presidium Alumni 212) bahwa banyak orang-orang melakukan pelanggaran termasuk kepala daerah. Namun saat ada konsolidasi untuk membentuk PA 212 tiba-tiba di tangkap.

Persaudaraann Alumni 212, sebelumnya Presidium Alumni 212 di bentuk semata-mata membela Islam. Begitu pula saat Ustad Slamet Ma’arif datang ke Surakarta untuk konsolidasi membela Islam dan Negara ini. Selain itu, Ustad Slamet Ma’arif datang ke Solo karena menghadiri tablig akbar dan memenuhi undangan acara Ulama di Solo.

Ummat berkumpul di Semarang dalam membela Ulama. Amur Yudha (Ketua Pimpinan Pemuda Hijrah Semaranng) mengungkap bahwa perkumpulan hari itu untuk menyatukan kekuatan Ummat Islam, menunjukkan keberanian di hadapan Rezim yang zhalim.

“Slamet Ma’arif hari ini menyampaikan yang hak, namun hari ini telah di tangkap oleh rezim, maka dari itu sudah saatnya untuk kita berjihad.”

Sumber: Mediaoposisi

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)