Sabtu, 24 Oktober 2020

Umat Islam Geram, Ceramah Gus Muwafiq Provokatif dan Kampanye 01

Umat Islam Geram, Ceramah Gus Muwafiq Provokatif dan Kampanye 01

Tebing Tinggi, Swamedium.com – Buntut dari kisruh saat ceramah Tokoh Islam Nusantara (Isnus) Ahmad Muwafiq atau lebih dikenal dengan Gus Muwafiq di Tebing Tinggi, Sumatera Utara terus berbuntut panjang.

Pihak kepolisian mengumumkan telah menetapkan 11 warga masyarakat yang diduga juga merupakan anggota dan simpatisan Front Pembela Islam (FPI) sebagai tersangka kericuhan di acara Tabligh Akbar dan Tausyiah Kebangsaan dalam rangka Hari Lahir Nahdathul Ulama (NU) itu, Selasa (27/2/2019).

Pihak kepolisian mengatakan 11 warga Tebing Tinggi itu hendak membubarkan acara itu serta meneriakkan ganti presiden dan mengacungkan dua jari.

“Awalnya diamankan delapan orang. Tadi malam, dari hasil pengembangan ada tiga orang lagi. Semuanya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sumatera Utara Komisaris Besar Polisi Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (28/2).

Dari hasil gelar perkara, kata dia, telah terpenuhi unsur tindak pidananya dan telah cukup alat bukti untuk dilakukan penahanan.

Seluruh tersangka itu dijerat dengan Pasal 160 subsidair Pasal 175 jo Pasal 55, dan Pasal 56 KUHP.

Kericuhan di acara itu bermula saat Gus Muwafiq menyampaikan tausiyah pada Rabu (27/2) pukul 11.40 WIB.

Dalam acara yang dihadiri oleh Kapolda Sumut, Wali Kota Tebing Tinggi, serta sejumlah tokoh agama itu, Suhairi alias Gogon dan warga masyarakat lainnya berusaha masuk ke lokasi kegiatan lalu membubarkan acara, sehingga berujung penangkapan oleh aparat kepolisian.

Sementara versi lain yang beredar luas di Media Sosial menyebutkan kericuhan itu dipicu oleh isi ceramah Gus Muwafiq yang dinilai ngawur serta memprovokasi dan menyudutkan umat Islam.

Dalam informasi yang beredar luas di group-group Whatsapp, Gus Muwafiq dalam ceramahnya disebut menerangkan tentang keanekaragaman suku bangsa di Indonesia, namun ujung-ujungnya untuk meralat kata ‘alfateka’.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.