Sabtu, 17 Oktober 2020

KH Luthfi Basori: Liberalis mau amandemen Al Quran lewat NU

KH Luthfi Basori: Liberalis mau amandemen Al Quran lewat NU

Munas Nahdlatul Ulama

Surabaya, Swamedium.com — Seorang Kiai NU asal Jawa Timur memberikan kritik atas rekomendasi Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 2019 tentang label kafir bagi nonmuslim dihapus.

Kritikan tersebut disampaikan KH Luthfi Bashori, Pengasuh Pesantren Ribath Al Murtadla Al Islami Singosari Malang. Menurut Kiai Luthfi pencabutan label kafir bagi nonmuslim itu merupakan permainan orang-orang liberal yang ingin mengamandemen Alquran.

“Ini permainan kaum sekuler liberal yang ingin mengamandemen ayat-ayat Allah. Mereka masuk melalui NU dan merusak pemahaman orang Islam itu sendiri,” kata Kiai Luthfi dilansir Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (1/3).

Ditambahkan Kiai Luthfi, sebutan muslim dan kafir sudah final. Antara muslim dan nonmuslim sejak dulu tidak ada masalah, tidak ada permusuhan dan perselisihan.

“Itu final. Dalam kamus baku syariat dan kamus umum sudah dijelaskan. Justru mereka membuat kesesatan berpikir dengan pemahaman seperti itu,” terang Kiai Luthfi.

Dalam Alquran sudah jelas disebutkan, bahwa orang-orang kafir adalah yang tidak beriman pada Allah dan Rasul-Nya.

Kiai Luthfi mengutip ensiklopedi Islam Indonesia, dalam teologi Islam, sebutan kafir diberikan kepada siapa saja yang mengingkari atau tidak percaya kepada kerasulan nabi Muhammad (570-632 M) atau dengan kata lain tidak percaya bahwa agama yang diajarkan olehnya berasal dari Allah pencipta alam.

“Kendati orang Yahudi atau Kristen meyakini adanya Tuhan, mengakui adanya wahyu, membenarkan adanya hari akhirat dan lain-lain, mereka tetap saja diberi predikat kafir, karena mereka menolak kerasulan nabi Muhammad atau agama wahyu yang dibawanya,” tandas Kiai Luthfi.

Persoalan sebutan kafir bagi nonmuslim dihapus, lanjut Kiai Luthfi, hal itu merupakan perbuatan kaum liberal yang bukan pengikut NU.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.