Thursday, 22 August 2019

Menangkan Prabowo-Sandi, Ketum PPP Bergerilya di Jawa Barat

Menangkan Prabowo-Sandi, Ketum PPP Bergerilya di Jawa Barat

Garut, Swamedium.com — Melanjutkan safari politik dan silaturrahmi ke ulama-ulama se Jawa Barat, Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Humprey Djemat (HD) terus bergerak tanpa lelah.

Setelah dari Kabupaten Cirebon dan Kota Tasikmalaya, Ketum HD bersama rombongan DPP PPP melanjutkan silaturrahmi politik ke Kabupaten Garut tepatnya di Pondok Pesantren Suci, Karangpawitan, Garut, Jumat (1/3).

Ketum HD dan rombongan salat Jumat di Ponpes Suci 1 yang diimami langsung oleh pendiri ponpes KH. Muhammad Qudsi. Setelah jumatan, rombongan berangkat ke Ponpes Suci 2 di Jalan Sudirman, Garut.

Di ruang aula pertemuan sudah penuh para ulama, ustaz, santri serta pengurus dan kader DPC dan PAC PPP se Garut. Dialog dinamis dan harmonis dengan Ketum HD dipandu oleh putra Kiai Qudsi yaitu Kang Abdurrahman Qudsi. Selain sebagai pengasuh Ponpes Suci 2, Kang Abdurrahman juga diamanahi sebagai Ketua DPC DPP Garut.

Semangat dan antusiasme terpancar dari wajah para hadirin ketika Ketua Umum DPP PPP Humphrey Djemat memaparkan kondisi PPP terkini, dan mensosialisasikan Capres dan Cawapres 02 Prabowo-Sandi.

Ketum HD menceritakan pertemuannya dengan Calon Presiden Prabowo Subianto di Temangung, Jawa Tengah saat Harlah Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Jateng beberapa hari lalu. Dimana acara itu dihadiri ribuan kader dan simpatisan PPP.

Di kesempatan itu, Prabowo menyatakan, pada saat nanti dia terpilih menjadi Presiden, dia akan memilih putra putri terbaik bangsa untuk membantunya di pemerintahan.

“Saya akan meminta dari partai-partai pendukung dan PPP Muktamar Jakarta,” kata Ketum HD meniru ucapan Prabowo Subianto.

Jelas Ketum HD, statement itu membuat riuh Gedung Pemuda di Temanggung. Dan saat dia menceritakan detail suasana itu, peserta silaturrahmi di Ponpes Suci Garut juga tertular semangat.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)