Minggu, 25 Oktober 2020

Bersama Ratusan Warga, Titiek Soeharto Pose Dua Jari di Solo

Bersama Ratusan Warga, Titiek Soeharto Pose Dua Jari di Solo

Suasana foto bersama dengan warga Solo saat CFD di Jalan Slamet Riyadi Solo - Foto Harun Al Rosid

Solo, Swamedium.com — Solo Car Free Day (CFD) di jalan Slamet Riyadi, Jawa Tengah, Minggu (3/3/2019) riuh dengan kehadiran salah satu Putri Presiden Soeharto, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto.

Mengawali langkah dari Ndalem Kalitan, yang merupakan kediaman keluarga Cendana di Solo, perempuan yang sering disapa Mbak Titiek tersebut sudah dibuntuti oleh puluhan warga Solo, yang mayoritas dari kalangan perempuan.

Sembari olah raga jalan santai menyusuri Jalan Slamet Riyadi, beragam sudut mata penasaran dengan adanya sosok perempuan yang selalu dikrubungi warga. Tak hanya kalangan emak-emak saja, melainkan dari kalangan bapak-bapak maupun kaum milenial banyak yang melirik Putra ke –empat Presiden Soeharto tersebut. “Boleh foto tidak ya, dengan Ibu Titiek,” bisik seorang warga bernama Sandi kepada rekannya Silvi di sela-sela CFD Solo, Minggu (03/03/2019).

Dari yang awalnya malu-malu untuk sekedar mendekat dan berfoto besama, akhirnya Titiek Soeharto menjadi magnet tersendiri bagi warga lain, untuk tidak kehilangan momentum tersebut. Akhirnya, banyak warga yang turut serta berdesakan, untuk mengabadikan kesempatan yang cukup langka tersebut. “Terimasih Ibu, baru kesempatan ini bisa berfoto dan sedekat ini dengan putri Bapak Presiden Soeharto,” ucap Sumarni, salah seorang warga Solo.

Di CFD Solo, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya tersebut, sempat berhenti di stan pemeriksaan kesehatan, yang digelar oleh salah satu rumah sakit di Solo. Kepada dokter dan perawat yang melayani pemeriksaan kesehatan, Titiek Soeharto sempat mengungkapkan keluhan mudah lelah. “Kaki saya itu cepat capek. Apa karena saya sudah tua ya?” tanya Mbak Titiek sambil tertawa kepada dokter.

Usai pemeriksaan dokter, Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi itu melanjutkan berjalan santai untuk bisa menyapa warga Solo di CFD. Sembari berjalan sampai di depan Taman Sriwedari, perhatian Mbak Titiek tertuju oleh sejumlah siswa SMK di Solo yang tengah asyik menghias buah.

Dengan cekatan, para siswa SMK Sahid Surakarta mengupas kulit buah pepaya dan semangka, dengan motif bunga. “Ini kita dari jurusan Tata Boga masih belajar mengupas buah dengan motif bunga agar lebih menarik,” jawab salah satu siswa setelah ditanya oleh Mbak Titiek menanyakan asal sekolah mereka.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.