Minggu, 01 November 2020

Data BPS Vs Makan Siang Murah di Jakarta

Data BPS Vs Makan Siang Murah di Jakarta

Oleh: Asyari Usman*

Jakarta, Swamdium.com — Sekitar awal Maret 2017, Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan bahwa orang yang berpenghasilan Rp11,000 (sebelas ribu rupiah) per hari tidak termasuk miskin. Klaim BPS ini disambut kritik keras dari berbagai pihak. Juga mengundang polemik. Klaim ini dianggap keterlaluan. Termasuk terlalu tega.

Hari ini tadi (28/2/2019), saya teringat kembali klaim 11 ribu sehari itu. Bukan karena ingin menyulut lagi polemiknya. Melainkan sekedar ingin menghiasi “temuan penting” saya tentang cara mencari makan siang murah di Jakarta. Maklum, sebagai orang udikan, saya merasa makan siang seharga Rp125,000 atau bahkan 200 ribu, hampir pasti akan menggoreskan penyesalan seumur hidup.

Nah, apa “temuan penting” tentang makan siang murah itu?

Angkanya persis sama seperti klaim BPS tadi, yaitu Rp11,000 juga. Bedanya, angka BPS dikatakan cukup untuk hidup sehari sedangkan temua saya itu hanya cukup untuk sekali makan saja.

Bagi saya, makan siang temuan saya ini sangat murah. Sebab, lokasi makannya di Lapangan Banteng. Di belantara gedung-gedung hebat, termasuk gedung Pertamina, gedung Kemenkeu, gedung Kemenag, Masjid Istiqlal, Hotel Borobudur, Cathedral, dll. Saya merasa, mana mungkin lagi bisa makan siang berbiaya Rp11,000 di kawasan ini? Mustahil, bukan?

Faktanya, tidak mustahil. Masih bisa. Jadi, klaim BPS itu “setengah” realistis. Maksudnya, 11 ribu sehari sebetulnya hanya untuk hidup “setengah” hari versi Lapangan Banteng.

Terus, apa menu makan siang 11 ribu di Lapangan Banteng? Bagi orang Jakarta, tampaknya bisa diduga. Atau, bisa juga sulit membayangkannya.

Sangat sederhana tapi bisa menyambung hidup. Sederhana penyajiannya. Sederhana juga cara menyantapnya.

Yaitu, mie cawan (cup noodle) instan yang disirami air panas termos (Rp8,000), plus kopi saset yang juga dengan air panas termos (Rp3,000). Alhamdulillah, bisa beratahan sampai jam makan berikutnya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.