Senin, 19 Oktober 2020

‘Asyiknya’ Naik KRL Bareng Pak Joko

‘Asyiknya’ Naik KRL Bareng Pak Joko

Oleh : Nasruddin Djoha.

Jakarta, Swamedium.com — Ngelawan netizen itu memang susah. Kalau gak hati-hati semua skenario yang kita bangun, bakal mereka bongkar habis.

Ceritanya Rabu (6/3) sore Presiden Jokowi kedapatan naik kereta commuter line atau biasa disebut KRL. Jokowi naik dari Stasiun Tanjung Barat, Jaksel menuju stasiun Bogor.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin kepada media menyatakan Jokowi baru saja menghadiri sebuah acara di Jakarta Selatan dan kemudian memutuskan naik KRL. Pulang ke Istana Bogor. Dijelaskan bahwa Jokowi tanpa pengawalan ketat.

Kesan yang ingin dibangun peristiwa itu terjadi secara mendadak, tanpa perencanaan. Makanya tidak ada pengawalan ketat, dan tidak ada proses sterilisasi. Biasanya suatu kawasan atau tempat acara diamankan dan dibersihkan sebelum dikunjungi atau digunakan presiden.

Itu prosedur biasa. Prosedur tetap yang harus dilakukan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di seluruh dunia. Bagaimanapun juga namanya presiden. Keamanannya harus benar-benar dijaga. Dia simbol negara.

Berita Jokowi ini langsung ramai di media-media online. Di Medsos jangan tanya seperti apa hebohnya. Para buzzer pendukung palson 01 langsung ramai-ramai menggorengnya, termasuk Ipang Wahid yang kabarnya jadi konsultan pencitraan Jokowi.

Melalui akun Instagramnya Ipang mengunggah video Jokowi berdiri di dalam gerbong KRL dengan komen dalam bahasa Sunda pasaran. @ipangwahid _Wuiiihhh… Nu iye Presiden aing!_

Beberapa netizen lain rame-rame membuat status seolah berada di gerbong yang sama, dan bertemu secara tidak sengaja dengan Jokowi. Lucunya foto yang di-upload semuanya seragam.

Akun @ari_ap mencuit: Tapi emang gokil sih Jokowi. Banyak yang bilang nggak sengaja ketemu dia di KRL lalu foto. Lha fotonya kok sama semua hihihihi

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.