Selasa, 20 Oktober 2020

Plesetkan Mars ABRI, Robertus Hina TNI?

Plesetkan Mars ABRI, Robertus Hina TNI?

Aktivis Robertus Robet

Oleh: Khairul Fahmi*

Surabaya, Swamedium.com — Sepekan terakhir, banyak beredar di media sosial sebuah potongan video yang merekam aksi Robertus Robet, seorang akademisi dan aktivis menyanyikan lagu Mars Angkatan Bersenjata yang syairnya diplesetkan. Sejumlah kalangan bereaksi dan menudingnya sebagai bentuk ujaran kebencian dan meminta agar dilakukan ‘tindakan tegas’.

Saya sendiri tak sepakat jika nyanyian itu langsung diasosiasikan sebagai ujaran kebencian. Saya cenderung melihatnya sebagai bagian dari ekspresi kekecewaan terhadap negara dan institusi TNI terkait isu-isu HAM, penegakan hukum dan demokrasi, yang sayangnya telah disampaikan oleh Robertus Robet secara berlebihan.

Maka agar lebih fair, sebelum buru-buru menudingnya sebagai penghinaan, kita tentu harus melihat juga konteks aksi yang dilakukan bertepatan dengan Aksi Kamisan, 29 Pebruari 2019 lalu di depan istana. Aksi ini memang sebuah agenda rutin yang digelar para aktivis kemanusiaan bersama sejumlah keluarga korban pelanggaran HAM dan kekerasan negara di masa lalu, sejak beberapa tahun terakhir.

Meski amat disayangkan, Robertus Robet saya kira punya alasan yang kuat mengapa dia merasa harus menyanyikan lagu yang syairnya diplesetkan itu. Seperti disampaikan di atas, nyanyian Robertus Robet bisa jadi mewakili kekecewaan banyak orang terkait kondisi penegakan hukum, HAM dan demokrasi kita hari ini.

Sejak masa menjelang reformasi sampai hari ini, Robertus Robet bukanlah satu-satunya orang yang pernah menyanyikan lagu ini di depan publik. Bahkan diakui atau tidak, saya kira banyak elit politik saat ini, pernah ikut menyanyikannya di masa lalu. Justru yang menarik adalah kenapa hari ini aksi seperti itu mendadak viral dan menjadi perhatian media, seolah baru pertama kali terjadi.

Harapannya, respon kita bukan cuma menyalahkan Robertus Robet atau bahkan sampai merasa terhina. Kita juga harus mawas diri, bahwa negara ini masih punya banyak PR dalam soal HAM, penegakan hukum dan reformasi TNI.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.