Minggu, 25 Oktober 2020

Antara Dilan dan Galih

Antara Dilan dan Galih

Oleh: Ruslan Ismail Mage*

Jakarta, Swamedium.com — Aksi menolak penayangan perdana film DILAN 1991 yang digelar sejumlah orang di Makassar, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu membuat naluri jurnalistiku memaksa harus menonton film yang berhasil meraih rekor Box Office Indonesia sepanjang masa dengan total 800.000 penonton sampai dengan penayangan hari pertama (28/2). Namun baru bisa nonton Kamis siang (7/3) karena dikejar deadline penulisan naskah buku motivasi 500 halaman.

Sampai di studio XXI jam 11.00 ruang tunggu penuh sesak penonton antri beli karcis untuk jam tayang 12.55. Pas dibuka pintu, bergegas lebih awal masuk untuk mengamati setiap penonton yang masuk berebutan menuju kursi masing-masing. Tidak ada rombongan penonton yang lewat dari pengamatan untuk mendeteksi penggemar DILAN 1991.

Hampir semuanya remaja usia sekolah memenuhi studio XXI dengan hipotesis penonton : 50% usia smp, 30% usia SMA, 15% usia mahasiswa, dan 5% org tua yang menemani anaknya. Hipotesis ini tentu bisa berbeda setiap jam tayangnya.
Saya jadi larut dalam usia remaja dikelilingi siswa-siswa SMP yang disebut generasi milenia jaman now.

Sambil nonton DILAN 1991, saya langsung teringat film remaja “jadul” andalan yang diproduksi tahun 1979 berjudul GITA CINTA DARI SMA, yang dibintangi aktor pujaan remaja era tahun 80-an Rano Karno (GALIH) berpasangan Yesi Gusman (RATNA). Terasa suasana antusiasme tinggi remaja menonton film DILAN 1991 hari ini sama dengan antusiasme tinggi remaja era tahun 80-an menonton film GITA CINTA DARI SMA.

Lalu mencoba membandingkan kedua film itu yang sangat diganrungi remaja usia sekolah. Kedua film tersebut memiliki persamaan menukik tajam masuk mengobok-obok perasaan penonton. Keduanya nyaris sempurna mengajak penonton remajanya masuk berpetualan mendayu-dayu mengeksplor rasa cinta berbumbu kesetiaan, air mata, galau, gelisah, cemburu dan rindu.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.