Selasa, 20 Oktober 2020

Spanduk Stigmatisasi Buruk Terhadap Kemuliaan Masjid

Spanduk Stigmatisasi Buruk Terhadap Kemuliaan Masjid

Salah satu masjid di Bangil, Pasuruan yang dipasangi spanduk stigmatisasi buruk.

Oleh: Ahmad Syahidin*

Bekasi, Swamedium.com — Maraknya pemasangan spanduk di berbagai masjid yang bernada provokatif bahwa “Masjid Bukan Sarana Politik dan Penyebaran Ujaran Kebencian” kami dari Forum Dewan Kemakmuran Masjid Bekasi Raya beranggapan :

Pertama, spanduk tersebut kami nilai sebagai bentuk stigmatisasi buruk terhadap kemuliaan masjid selama ini, sebagai tempat politik (praktis) dan penyebaran ujaran kebencian.

Masjid memang bukan sarana politik praktis, tetapi masjid sebagai tempat pembelajaran politik adiluhung, politik yang bermartabat yang berlandaskan nilai-nilai keislaman paripurna. Sepanduk tersebut seolah-olah ingin memisahkan peran masjid dari politik, bahwa masjid tak ada kaitanya dengan politik, bicara politik jangan di dalam masjid.

Padahal politik secara definitif adalah cara-cara untuk mencapai kekuasaan. Islam sangat berkepentingan terhadap masalah kekuasaan. Sebab, bila kekuasaan berada di tangan orang yang salah, akan sangat berbahaya pada kehidupan bernegara bahkan beragama. Islam tak bisa dipisahkan dari politik. Kita sering diingatkan baik dalam Al-Quran maupun Al-haditsnya tentang pentingnya memilih pemimpin dan bagaimana berpolitik secara elegan sebagaimana Rasulallah ajarkan. Salah satu sarana pembelajaran ini adalah masjid. Oleh karena itu sekali lagi masjid tak bisa dilepaskan dari politik.

Kedua, stigmatisasi bahwa masjid sebagai sarana penyebaran ujaran kebencian. Ini jelas merupakan tuduhan karena dipasangnya di depan masjid dan ada kata-kata masjidnya. Padahal ujaran kebencian sangat dilarang dalam Islam, salah satu bukti keimanan seseorang terhadap Allah dan Hari Akhir adalah berkata yang baik atau diam (HR. Muslim). Spanduk tersebut secara tidak langsung menuduh bahwa para penghuni masjid sebagai penyerbar kebencian. Spanduk tersebut bernada rasis dan rasialis. Pada saat yang sama, tidak ada pemasangan spanduk serupa di tempat-tempat atau rumah ibadah yang lain.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.