Tuesday, 15 October 2019

Din Syamsuddin: Teror di New Zealand, tindak kekerasan ekstrim & bentuk Islamofobia

Din Syamsuddin: Teror di New Zealand, tindak kekerasan ekstrim & bentuk Islamofobia

Foto: Din Syamsuddin. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Ketua Dewan Pertimbangan MUI/President of Asian Conference on Religions for Peace (ACRP), Prof. Din Syamsuddin menyatakan sikapnya tentang serangan teroris terhadap dua Masjid di Wellington, Selandia Baru.

“Kita semua mengutuk sekeras-kerasnya serangan yg disertai penembakan secara brutal terhadap umat Islam yg sedang menunaikan ibadah Jum’at di sebuah masjid di Wellington, Mew Zealand pada Jum’at 15 Maret 2019,” kata Din melalui pernyataan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (15/3).

Din juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga para korban dan berdoa semoga para korban menjadi syuhada.

Din juga menyebut aksi teror tersebut sebagai bentuk Islamofobia.

“Aksi teror tersebut adalah tindak kekerasan ekstrim (violent extreemism) dan bentuk Islamofobia yg tidak beralasan, serta hanya dilakulan oleh orang yg tidak berperiketuhanan dan berperikemanusiaan,” tegas Din.

Untuk itu, Din meminta kepada Pemerintah Selandia Baru untuk melakukan investigasi serius dan menyeret pelakunya ke jalur hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini juga mengimbau kepada umat Islam di dunia, khususnya di Indonesia, agar dapat menahan diri dan tidak terhasut melakukan reaksi negatif.

“Semoga Allah SWT melindungi kita semua,” kata Din.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.