Monday, 20 May 2019

KPK OTT Ketum Parpol, Innalillah atau Alhamdulillah?

KPK OTT Ketum Parpol, Innalillah atau Alhamdulillah?

Entah karena sudah dianggap keterlaluan oleh Sang Khalik atau entah karena apa pun, jumat (15/3) pagi KPK menangkapnya dalam OTT, sampai menjelang shalat jumat, nama yang bersangkutan memang belum secara resmi diumumkan. Dan saya belum mau juga menuduhkannya. Hanya saja secara logika, ya siapa lagi.

Yang paling unik, jika benar, situasi ini akan menyulitkan petahana. Mengapa? Bukan semata-mata karena yang bersangkutan sangat bahkan terlalu dekat, tapi lebih dari itu. Jika benar di OTT, petahana kok tidak bisa mengamankan orang terdekatnya. Jika petahana dikatakan mampu menegakan hukum, “Tuh lihat, biar paling dekat, jika salah tetap ditangkap,”. Maka orang yang di sekitarnya akan bilang, “Kasihan, Rm dijadikan umpan,”. Jadi, bagi petahana ini seperti judul film Warkop: Maju Kena Mundur Kena, atau seperti pepatah lama: Buah Simalakama, dimakan bapak mati tidak dimakan, ibu mati.

Jadi, innalilahi atau alhamdulillah?
Semoga ini menjadi pertanda bagi umat untuk menuju Indonesia yang baru, yang adil dan yang makmur… aamiin..

*Penulis adalah Wartawan Senior, Mantan Wasekjen PWI

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)