Minggu, 25 Oktober 2020

Kronologi Romahurmuziy Dicopot dari Ketum PPP

Kronologi Romahurmuziy Dicopot dari Ketum PPP

Jakarta, Swamedium.com – Romahurmuziy telah dicopot dari jabatan Ketua Umum PPP. Berikut ini adalah ‘detik-detik’ Rommy dicopot dari jabatan pemimpin di ‘Partai Kakbah’.

Rommy terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Jumat (15/3/2019) kemarin. Ada enam orang termasuk Rommy yang kena OTT. Proses selanjutnya bakal membuat Rommy meninggalkan kursi Ketum PPP.

Menjadi tersangka

Sabtu (16/3), KPK menetapkan Rommy sebagai tersangka kasus suap terkait seleksi pengisian jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama (Kemenag). Dua orang lain yang juga menjadi tersangka adalah Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin.

Terkait OTT ini, tim KPK mengamankan uang total Rp 156.758.000 dari sejumlah orang yang ditahan. Rommy dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

PPP rapat, Mbah Moen datang

Siang hari seusai penetapan Rommy sebagai tersangka kasus korupsi itu, PPP menggelar rapat pengurus harian untuk menentukan nasib Rommy. Mereka juga bakal membahas siapa yang akan menjadi pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP bila Rommy dicopot.

Ketua Majelis Syariah PPP KH Maimun Zubair (Mbah Moen) mendatangi kantor DPP PPP. Kedatangan Mbah Moen disambut Suharso Manoarfa, Zainut Tauhid, Arwani Thomafi, dan sejumlah elite PPP lainnya. Zainut mengatakan Mbah Moen akan ikut dalam rapat pengurus harian yang akan digelar sore nanti. Rapat tersebut juga akan mempertemukan para anggota majelis PPP. Rapat digelar pukul 16.00 WIB.

Mbah Moen kecewa

Mbah Moen, sosok yang sangat dihormati PPP, menyatakan kekecewaannya terhadap Rommy. Dia menganggap kasus ini adalah ujian bagi PPP. Ini sama seperti kasus Suryadharma Ali Ketua Umum PPP terdahulu yang juga tersandung kasus korupsi.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.