Sabtu, 17 Oktober 2020

Aroma Kemenangan di Depan Mata

Aroma Kemenangan di Depan Mata

Prabowo-Sandi

Oleh: M. Nigara*

Jakarta, Swamedium.com — “AROMA kemenangan sudah tercium sangat dekat. Ya, kemenangan sudah di depan mata!” tukas Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto, Jumat (15/3) malam di Ballroom, hotel Sultan. “Terus rapatkan barisan, terus jaga dan waspada!” lanjut mantan Danjen Kopasus yang paling dicintai para purnawirawan pasukan Baret Merah.

Prabowo dalam acara pemantapan untuk para Jurkamnas itu melanjutkan: “Banyak relawan kita di daerah-daerah mengadu pada saya, mereka diancam oleh oknum-oknum aparat, saya katakan tinggal 31 hari lagi, jangan takut!” pekik Prabowo yang disambut takbir oleh sekitar 1500 peserta yang hadir.

Masih kata Presiden Pencak Silat Dunia itu, saatnya kita terus bergerak. “Dan jangan takut dengan ancaman-ancaman itu. Bergerak kita mati, diam kita mati juga. Karena dalam hidup, mati adalah kepastian!”

Penegasan Prabowo ini penting agar seluruh lapisan masyarakat yang punya akal sehat dan menginginkan perubahan, terus bahu-membahu. Penegasan Prabowo ini bukan tanpa alasan. Penegasan Prabowo adalah fakta yang nyata di depan mata.

Ghirah

Seorang sahabat, wartawan senior dari Bangil, Sefdin, begitu biasa saya sapa, Selasa (19/3) siang di sebuah restoran Manado, menegaskan. “Tahun 2014, suasana seperti ini ada pada Jokowi. Tapi sekarang, ghirah (semangat/panggilan jiwa) umat ada pada Prabowo-Sandi!,” tukasnya saat diskusi kecil dengan sesama sahabat sambil makan siang atas undangan Haryo Juniarto, lawyer yang dulu pernah memimpin BOPI.

Hebatnya, ghirah itu makin lama semakin tinggi akibat beragam tekanan dari pihak-pihak yang seharusnya netral. “Makin banyak tekanan, makin menjadi backfire (bumerang) bagi petahana,” lanjut Sefdin.

Rakyat saat ini memang sudah tidak bisa dibohongi lagi. Bahkan apa pun upaya petahana untuk ‘menyerang’ melalui hasil survei, orang malah tertawa. Mana mungkin hasil survei dipercaya wong fakta lapangan meski ditutup oleh media-media mainstream dari medsos terpampang jelas mana yang tumplek-blek sambutannya dan mana yang sunyi senyap. Dari sana rakyat yang rata-rata sudah cerdas, pasti bisa melihat data sesungguhnya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.