Thursday, 20 June 2019

#INAelectionObserverSOS, Demokrasi RI Butuh Pertolongan Dunia

#INAelectionObserverSOS, Demokrasi RI Butuh Pertolongan Dunia

Sumber: Twitter.com

Jakarta, Swamedium.com — Pengamat Politik Rocky Gerung menyinggung tentang demokrasi Indonesia saat ini yang disebut kurang transparan. Dalam sebuah tautan twitter Rocky Gerung mengungkapkan “Legitimasi Pemilu makin defisit. Gejala kecurangan makin kentara. Saya kira penting lembaga pemantau independen internasional ikut mengawasi. Demi transparansi demokrasi.” Tweet tersebut langsung banyak mendapat repon dari netizen yang mengungkapkan banyak pihak yang tak mampu menjaga netralitas saat Pilpres 2019 ini berjalan.

sumber: Twitter @rockygerung

Netizen secara ramai-ramai merespon tweet tersebut dengan memunculkan tagar #INAelectionObserverSOS. Tagar tersebut pun mucul sebagai trending topik yang menggaung sampai dunia internasional.
Tagar tersebut berhasil masuk jajaran tagar yang paling banyak diperbincangkan seantero jagat twitter.

Komentar warganet pun sangat beragam, banyak dari mereka yang melihat potensi kecurangan dalam Pilpres sehingga pemantau yang netral dari negara lain harus hadir membantu mengawasi jalannya Pilpres di Indonesia.

Terkait tweet tersebut Rocky dan perbincangan warganet tentang #INAelectionObserverSOS, politisi Andi Arief pun menimpali dengan pernyataan bahwa telah ada dua pemantau yang telah menkonfirmasi untuk hadir mengawasi jalannya Pemilu di Indonesia yaitu Filipina dan Korea Selatan.

sumber: Twitter @AndiArief_

Wasekjen Demokrat Rachlan Nasidik juga menyampaikan nada seirama terkait pentingnya kehadiran Lembaga Independen internasional untuk mengawasi jalannya pemilu di Indonesia. “Jokowi masih mungkin menang. Tapi sangat tipis. Itu masalahnya. Legitimasinya sangat rapuh, bisa memicu gejolak. Dianggap menang karena peran alat negara yang harusnya netral. Untuk Pemilu bersih, kehadiran Lembaga Independen internasional diperlukan”, begitu ungkap Rachland.

Lembaga Independen yang mampu menjamin netralitas sangat dibutuhkan untuk meminimalisir potensi friksi yang dapat berkembang karena kemenangan yang tipis diantara dua kontestan pemilu.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)