Thursday, 20 June 2019

Sebuah Awalan Miftah N Sabri Menuju Pentas Politik Nasional

Sebuah Awalan Miftah N Sabri Menuju Pentas Politik Nasional

Miftah N Sabri bersalaman komando dengan Denni Risman.

Oleh: Denni Risman*

Pekanbaru, Swamedium.com — Terus terang, tidak banyak saya tahu tentang sosok ini. Namanya untuk pentas politik nasional dan lokal juga masih asing bagi saya.

Saya baru tahu namanya ketika tulisannya menyanggah cuitan cucu bung hatta, dengan mengaku juga sebagai ‘cucu bung hatta’ yang viral di media sosial. Saya juga tahu, dia caleg nomor 1 Partai Gerindra dari Dapil Riau 1.

Dalam hati saya berkata, ini orang hebat betul. Bukan pengurus partai, tapi bisa nomor urut 1. Lalu tiba-tiba saat pengumuman jubir Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi namanya muncul sebagai jubir.

Siapa Miftah?

Sosoknya baru saya tahu saat hadir dalam bedah buku Sebuah Awalan yang ditulis Fenty Efendi, seorang penulis yang banyak melahirkan buku biografi tokoh-tokoh hebat di negeri ini.

Dalam prolognya, Fenty Effendy menulis Miftah jarang muncul ke permukaan karena pekerjaan menuntut berada di belakang layar, berkutat dengan data dan angka, menyelami perilaku pemilih lewat kaidah-kaidah ilmiah (xxi).

Ya, sejak mahasiswa tingkat akhir di Departemen Ilmu Politik Fisip UI, Miftah banyak berkutat memimpin penelitian ke berbagai pelosok negeri. Begitu juga usai tamat kuliah, mantan Ketua SEMA Fisip UI tahun 2005, juga terlibat banyak penelitian untuk kontestasi politik dalam negeri, baik untuk pilkada, maupun pilpres bersama Pusat Kajian Politik (Puskapol) UI. Tahun 2007, dia mendapat tantangan dari Direktur Eksekutig Puskapol UI, Dani membuat quick count untuk Pilkada DKI. Ini quick count pertama dilakukan di pilkada dki dan disiarkan langsung di Jak TV.

Tantangan ini berhasil dijawabnya dengan menggandeng mahasiswa tingkat 2, Teknik Informatika ITB, Ahmad Zaki. Ahmad Zaki kemudian dikenal sebagai pendiri dan CEO Bukalapak.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)