Minggu, 18 Oktober 2020

Diperiksa KPK, Rommy Sebut Nama Khofifah dan Pimpinan Ponpes

Diperiksa KPK, Rommy Sebut Nama Khofifah dan Pimpinan Ponpes

Malu terlihat diborgol, Rommy tutupi tangannya dengan buku.

Jakarta, Swamedium.com — Dalam pemeriksaan kasus jual beli jabatan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M. Romahurmuziy alias Rommy, mengaku hanya membantu mempromosikan orang yang dianggap layak menjadi Kepala Kantor Wilayah Jawa Timur.

Menurut Rommy, itu hanya sekedar menyampaikan aspirasi. Terlebih, Haris Hasanuddin sebelumnya direkomedasikan salah satunya oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

“Contoh saudara Haris Hasanuddin. Memang dari awal, saya menerima aspirasi itu dari ulama seorang Kiai, Kiai Asep Saifuddin Halim. Dia seorang pimpinan pondok pesantren besar di sana, dan kemudian Ibu Khofifah Indar Parawangsa, misalnya. Beliau gubernur terpilih, yang jelas-jelas mengatakan, ‘Mas Rommy, percayalah dengan Haris, karena Haris ini orang yang pekerjaannya bagus’,” kata Rommy, seraya menirukan pernyataan Khofifah di kantor KPK, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat 22 Maret 2019.

Rommy melanjutkan ceritanya bahwa sebelumnya juga, Khofifah mengatakan telah melihat kinerja Haris. Karena itu, tegas Rommy, ia meneruskan aspirasi tersebut kepada pemilik kewenangan di Kementerian Agama.

“Sebagai gubernur terpilih, waktu itu beliau mengatakan, ‘kalau Mas Haris, saya sudah kenal kinerjanya, sehingga ke depan sinergi dengan Pemprov itu lebih baik’. Nah, misalnya meneruskan aspirasi itu dosa, terus kita ini mengetahui kondisi seseorang dari siapa?” kata Rommy.

Sumber: Viva

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.