Wednesday, 24 April 2019

Ketika Milenial ‘Gemas’ Kepada Prabowo

Ketika Milenial ‘Gemas’ Kepada Prabowo

Gerakan Milenial Indonesia

Jakarta, Swamedium.com — Prabowo Subianto, baru saja terlibat dalam perbincangan hangat dengan sekelompok pemuda. Mereka tergabung dalam Gerakan Milenial Indonesia (GMI). Kelompok ini memang sering mengadakan dikusi, membahas berbagai keresahan anak milenial dengan mengundang sejumlah pembicara. Ketika mengetahui Prabowo akan ikut dalam diskusi, mereka menjadi semakin tidak sabaran.

Baru saja Prabowo meletakan mikrofon di atas meja, anak milenial yang usianya tidak lebih dari 35 tahun itu segera menyerbu. Mereka tak ingin menyia-nyiakan kesempatan berfoto bersama dengan sang idola. GMI memang telah mendeklarasikan dukungannya terhadap pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Prabowo dan Sandiaga Uno, pada Pemilihan Presiden pada 17 April nanti.

Sebelum kamera ponsel mengambil gambar, mereka kompak berpose dengan jari telunjuk dan jempol membentuk hati ala Korea. Gaya foto yang paling digemari fans K-Pop maupun pecinta drakor alias drama Korea. Prabowo yang kala itu diapit anak-anak muda pun tak mau kalah gaya.

“Aduh Pak Prabowo gemes banget sih bisa ngikutin kita bikin simbol Saranghae. Lucu aja soalnya selama ini kita lihat dia seolah sosok yang keras, ternyata pas aku ketemu langsung nggak juga tuh,” kata Noor Andaru Dianpranaya, mengungkapkan kesannya saat bertemu Prabowo beberapa waktu lalu.

Andaru saat itu merasa makin dekat dengan sosok Prabowo. Terutama ketika Prabowo melawak dan bercerita mengenai hobinya yang menyukai film sejarah. Juga soal bagaimana dirinya sanggup bicara semalam suntuk jika sudah disuguhi kopi. “Aku seperti ngobrol sama Papaku. Ada rasa dia bisa melindungi kita, itu vibe yang aku dapat,” tutur Andaru kepada detikX.

Meski Pemilu pada April mendatang merupakan yang pertama bagi Andaru, perempuan berusia 20 tahun ini telah mantap menjatuhkan pilihannya pada pasangan nomor dua. Padahal enam bulan lalu, Andaru masih acuh tidak acuh terhadap kondisi politik di Indonesia. Jangan berharap Andaru tahu soal visi misi calon presiden dan wakil presidennya. Ia bahkan tidak tahu mengapa harus memilih calon legislatif yang batang hidungnya bahkan tidak pernah dia tahu.

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)