Minggu, 25 Oktober 2020

MRT Jakarta, Bukan Prestasi tapi Warisan Masalah dari Jokowi

MRT Jakarta, Bukan Prestasi tapi Warisan Masalah dari Jokowi

Jakarta, Swamedium.com — Minggu 24 Maret 2019, Presiden Jokowi meresmikan proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Fase-I (Lebak-Bulus-Bunderan HI, sekaligus ground breaking Fase-2 (Bunderan HI-Kampung Bandan, Ancol).

Beberapa hari sebelumnya, Jokowi sudah melalukan uji coba bersama pejabat dan artis. Sekaligus berselfieria dan gembar-gembor, ini adalah bukti nyata prestasinya. Para pendukungnya bersorak-sorak dalam video viral. Para kampret (pendukung Prabowo-Sandi) dilarang naik MRT, katanya. Hahaha..,

Sorry, Bung. Sebuah prestasi tidak sekedar diukur dari selesainya suatu proyek (pekerjaan). Banyak parameternya.
Umumnya seseorang baru dianggap berprestasi jika melampaui panggilan tugasnya.

Seorang sales baru dianggap berprestasi jika berhasil menjual barang melampau target. Presiden sama saja, baru dibilang berprestasi jika mempu mendatangkan keuntungan buat negaranya.

Sebuah proyek pemerintah baru punya nilai prestasi jika efektif, efisien, tepat guna dan menguntungkan rakyatnya.Itu ukuran universal. Tidak bisa klaim pakai standar sendiri.

Proyek Angkutan Massal Jokowi Yang Kisruh

Sekarang lihat proyek Light Rail Transit (LRT) di Palembang. Ini adalah salah satu “proyek Jokowi” dan awalnya diklaim sebagai suatu prestasi. Proyek ini dibiayai penuh dari APBN. Pembangunannya dipercepat, mulai Desember 2015 dan harus selesai sebelum Asian Games (Agustus-September 2018. Jebret!

“LRT Jokowi” akhirnya selesai dan sempat dipakai oleh altet internasional yang bertanding di ASEAN GAMES. Tapi setelah itu terjadilah kekisruhan!

Sampai saat ini, LRT Palembang ternyata sepi penumpang. Dari proyeksi penumpang 32 ribu per hari, hanya dapat 5 ribu per hari. Biaya yang dibutuhkan untuk operasional 10 miliar rupiah/bulan, tapi dari penjualan tiket hanya dapat 1 miliar rupiah/bulan. Jelas tekor berat.

Lalu siapa yang harus menanggung biaya operasionalnya di kemudian hari? Bingung semua. Jokowi tidak pernah ngomong lagi soal LRT Palembang ini.

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.