Minggu, 25 Oktober 2020

Bersabarlah, Prabowo Itu Sudah Menang

Bersabarlah, Prabowo Itu Sudah Menang

Jakarta, Swamedium.com — Imbauan ini ditujukan kepada semua pendukung Prabowo Subianto (PS). Mohon dibaca seluruhnya dan dipahami. Ini sangat penting. Agar Anda semua tidak salah langkah.

Perlu disampaikan bahwa kemenangan Pak Prabowo tak terbendung lagi. Beliau, InsyaAllah, “sudah” menang! Menang dengan sangat meyakinkan. Menang telak.

Begitulah gambaran yang berlangsung secara nyata di lapangan. Bukan olahan survei atau survei olahan.

Tetapi, Anda semua perlu waspada. Kubu Jokowi terlihat semakin resah. Kampanye mereka semakin tak menarik bagi rakyat. Orang malas datang. Kalaupun datang, mereka datang dengan terpaksa.

Sebaliknya, kampanye PS senantiasa ‘petjah’. Di mana-mana selalu bersemarak. Tumpah-ruah di jalan-jalan. Di lapangan. Di stadion, dst.

Kemenangan faktual pracoblos ini harus di jaga dengan hati-hati. Para pendukung PS harus tenang dan sabar. Perlu kesabaran maksimum. Jangan sampai terpancing oleh berbagai kemungkinan provokasi.

Kalau, misalnya, Anda melihat tindakan-tindakan yang merugikan citra PS maupun yang sifatnya melecehkan alat peraga kampanye (APK) 02, tegurlah seperlunya. Jangan sampai terjebak ke dalam pertengkaran. Apalagi sampai menimbulkan bentrokan fisik. Jangan sampai terjadi.

Anda semua harus sabar menghadapi situasi yang ada saat ini. Ketidakadilan aparat negara terjadi di mana-mana. Berat sebelah menjadi kebijakan mereka.

Tapi, sekali lagi, bersabarlah. Mayoritas rakyat berada di pihak 02. Tidak diragukan. Dan dukungan solid untuk Prabowo itulah yang membuat mereka panik. Mereka sadar vonis yang akan dijatuhkan rakyat pada 17 April nanti.

Tidak tertutup kemungkinan ada pihak yang ingin menghadang kemenangan Prabowo. Sangat mungkin akan ada elemen yang berniat menimbulkan prahara dengan tujuan untuk mengacaukan proses pemilu, termasuk pilpres.

Lihat saja dalam dua hari ini. Para provokator mulai lagi menggunakan isu khilafah. Mereka mencoba mendiskreditkan Pak Prabowo dengan sinyalemen palsu tentang gerakan untuk mengganti Pancasila dengan sistem khilafah. Sesuatu yang mendekati kemustahilan bagi Pak PS.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.