Rabu, 23 September 2020

Komitmen Prabowo-Sandi Buka KBRI di Palestina Bukan Janji Kosong

Komitmen Prabowo-Sandi Buka KBRI di Palestina Bukan Janji Kosong

Anggota BPN Tim Prabowo - Sandiaga, Dradjad Wibowo.

Jakarta, Swamedium.com — Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengatakan jagoan mereka berkomitmen terhadap pembukaan KBRI di Palestina. BPN menyebut Prabowo-Sandi mendukung kemerdekaan dan kedaulatan Palestina.

“Komitmen Prabowo-Sandi dalam visi-misi itu bukan janji kosong. Tidak seperti sebagian tokoh politik yang janjinya tidak bisa dipercaya. Apalagi tentang dukungan bagi kemerdekaan dan kedaulatan Palestina,” kata anggota Dewan Pakar BPN Dradjad Wibowo kepada wartawan, Jumat (29/3/2019).

Dradjad tidak ingin Palestina hanya jadi ‘mainan politik’ dalam negeri. Dia pun mencontohkan Turki, yang disebut punya perwakilan resmi di Palestina. Menurut Dradjad, Indonesia bisa melakukan hal serupa.

“Turki punya perwakilan resmi di Palestina dan secara simbolis disebut embassy. Itu hanya masalah kemauan politik dari negara yang bersangkutan,” ucapnya.

“Kita tidak ingin Palestina hanya menjadi mainan politik dalam negeri. Kita serius sekali. Faktanya, Turki bisa kok. Kenapa Indonesia tidak,” lanjut Dradjad.

Hal senada disampaikan juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Faldo Maldini. Menurut Faldo, Prabowo punya pengetahuan geopolitik yang mumpuni tentang Palestina.

“Pak Prabowo lama di Jordan. Bahkan melatih pasukan elite sana. Jadi pengetahuan beliau soal geopolitik sana tidak sembarangan. Kolega beliau yang menjadi elite negara sana pasti akan total bantu kemerdekaan Palestina,” ujar dia.

Andai upaya pembukaan KBRI di Palestina gagal, Faldo menyarankan RI memutus hubungan dagang dengan Israel. Menurut dia, saat ini transaksi RI dengan Israel terus meningkat.

“Kalau tidak diberi izin khusus untuk buka KBRI, kita putus saja hubungan dagang dengan Israel. Dulu kan tahun 2001, waktu Pak Luhut (Luhut Binsar Pandjaitan) jadi Mendag, beliau keluarkan SK No 23/MPP/01/2001, yang melegalkan transaksi dagang dengan Israel, padahal kita tidak punya hubungan diplomatik. Sejak petahana berkuasa, angka transaksi kita sama Israel meningkat terus sampai ke angka USD 232 juta, 2014 itu cuma USD 152 juta,” kata Faldo.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.