Minggu, 25 Oktober 2020

Curhatan Pendukung 01 Usai Debat

Curhatan Pendukung 01 Usai Debat

Jakarta, Swamedium.com — Setelah hampir lima tahun harapannya menumpuk… usai debat capres semalam Mas Didi mengutarakan perasaannya…

Jokowi seperti biasa, terlihat lebih sederhana, ujar Mas Didi. Cara berpakaian maupun pikiran-pikirannya. Namun persoalannya… yang diperdebatkan adalah strategi bagaimana memimpin sebuah negara besar berpenduduk 290 juta jiwa. Negara dengan kekayaan yang tak ternilai, yang sudah pasti diincar oleh negara-negara lain, yang dengan segala cara akan berusaha menguasainya. Sementara rakyatnya sendiri belum menikmati kekayaan negerinya.

Sudah pasti kita butuh seorang negarawan untuk memimpin. Tak usah eyel-eyelan soal ini.

Hal paling jelas dari uraian Prabowo adalah soal pentingnya kedaulatan. Kita dipandu untuk berpikir dari akar. Bahwa Pancasila sudah final dirumuskan oleh para founding fathers. Jangan gunakan isu Pancasila untuk mendiskreditkan anak bangsa yang lain.

Prabowo sangat benar, terang Mas Didi. Seorang Presiden harus berpikir “beyond”, dengan visi payung kenegaraan yang clear, kemana bangsa akan dibawa. IT misalnya. Penting, tapi itu hanya alat. Semua alat dan sistem harus diarahkan untuk menyejahterakan rakyat. Negara harus melindungi rakyat dan segenap tumpah darah di negeri ini.

Perbedaan idealisme Prabowo juga tampak jelas ketika keduanya membahas soal pelabuhan dan bandara. Jika Jokowi menganggap bahwa keduanya bernilai komersial dan tidak masalah pengelolaannya diserahkan asing… Prabowo justru berpikir sebaliknya, dengan menegaskan bahwa itu obyek vital. “Kami dilatih oleh para jenderal untuk menyelamatkan bandara dan pelabuhan ketika menjadi prajurit TNI” tegas Prabowo. Mengapa? Karena keduanya ibarat “aliran nafas bangsa”. Saya, kata Mas Didi, benar-benar terperangah. Kesadaran saya seperti diketuk.

Sayang, kata Mas Didi. Ada pertanyaan Prabowo yang tidak terjawab.

Padahal sangat penting dan sudah menjadi omongan di mana-mana. Yakni, beredarnya bukti pembicaraan oknum-oknum aparat yang berpihak kepada paslon tertentu selama Pilpres.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.