Minggu, 25 Oktober 2020

LKPI: Jokowi-Maruf Kalah

LKPI: Jokowi-Maruf Kalah

Jakarta, Swamedium.com – Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) Tubagus Alvin mengatakan dalam survei terbarunya pasangan petahana Joko Widodo – Maruf Amin diprediksi akan kalah dari pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2019 mendatang.

“Tingkat elektabilitas pasangan Joko Widodo – Maruf Amin hanya berkisar 40,9 persen dan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno 58,1 persen,” kata Tubagus Alvin saat pemaparan hasil survei di kawasan Cikini, Jumat (5/4/19).

Alvin menjelaskan, penyebab merosotnya tingkat keterpilihan Jokowi-Maruf diakibatkan oleh beberapa hal.

Pertama, sebanyak 58,1 persen masyarakat berpendapat bahwa negara Indonesia saat ini sedang berjalan ke arah yang salah seperti: bertambahnya hutang negara, tingginya tingkat korupsi yang kian merajalela, mempermudah masuknya tenaga kerja asing di Ondobesia, serta maraknya jual beli jabatan di Oemerintah dari tingkat desa sampai tingkat pusat.

“Kedua, menurunnya tingkat pendapatan dan perekonomian keluarga yang sangat dirasakan oleh masyarakat Indonesia sebesar 85,5 persen selama kurun waktu 4 tahun terakhir,” terang Alvin.

Selain itu, ketidakpuasan masyarakat dalam keadaan negara saat ini di bawah kepemimpinan Jokowi seperti berkembangnya ideologi khilafah yang sangat meningkat, sehingga mengancam ideologi Pancasila dan suburnya pllitik identitas dalam kehidupan sosial politik.

“Hal ini tercermin dari temuan survei sebanyak 79,1 persen sehingga mengakibatkan ketidakpuasan masyarakat mencapai 65,6 persen,” ungkapnya.

Adapun, kata Alvin, populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam Pemilu tahun 2019, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau sudah menikah.

“Dari populasi itu dipilih secara random (multistage random sampling) dengan responden sebanyak 2.426, dengan margin of error sebesar 1,99 peraen pada ttingkat kepercayaan 95 persen,” terang Alvin.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.