Minggu, 25 Oktober 2020

Putihkan GBK

Putihkan GBK

Jakarta, Swamedium.com — Agenda “Kartini Run” dan “Gerakan Merah-Putih” adalah upaya intersepsi Kampanye Akbar 07 April 2019.

Dua kubu berhadapan di jalanan. Bahaya. Bisa bentrok terbuka. Chaos. SOB sebelum pilpres. Minoritas jadi korban.

Jokowi mestinya prefer Darurat Sipil. Tapi itu tidak mungkin. Bila chaos pecah, Darurat Militer yang akan berkuasa.

Bukan Panglima TNI dari Angkatan Udara yang naik. Tapi Kepala Staf Angkatan Darat.

Skenario terburuk bisa dieliminasi dengan dua hal:

Pertama, Kapolri membatalkan acara “Kartini Run” dan “Gerakan Merah-Putih”. Karena dia bisa disalahkan bila situasi tak terkendali.

Kedua, jumlah massa Kampanye Akbar Prabowo-Sandi berkualitas kolosal. Jumlah massa besar membuat demoralisasi anasir tertentu yang hendak mengais di air keruh.

Reuni 212 yang tak mampu ditahan Kyai Maruf Amin merupakan indikator kemenangan oposisi. Sukses Kampanye Akbar berarti Pilpres dinyatakan selesai. Prabowo-Sandi menang.

Jumlah massa kolosal Kampanye Akbar akan menutup celah bagi mereka yang berpikir untuk curang di Pilpres. Jangan coba-coba. Harganya mahal sekali.

Karena itu, semua element harus menggabungkan diri di GBK. Putihkan. Taruhan masa depan demokrasi ada di situ.

THE END

*Penulis :

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.