Sunday, 26 May 2019

KPK Akui Internalnya sedang Bergejolak

KPK Akui Internalnya sedang Bergejolak

Foto: Gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan Persada, Jaksel. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan tengah mengalami gejolak di internal. Hal itu lantaran munculnya petisi dari sekitar 114 penyidik KPK yang meminta pimpinan KPK mengakomodir sejumlah tuntutan, salah satunya terkait tidak disetujuinya pemanggilan dan perlakuan istimewa terhadap saksi tertentu.

“Tadi memang ada sejumlah masukan saran dan juga permintaan dari para pegawai KPK yang bekerja di bidang penindakan. Dan dokumen (petisi) tersebut udah diterima oleh pimpinan,” kata Febri kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Rabu (10/4).

Febri mengatakan, petisi dari ratusan penyidik dan penyelidik KPK itu merupakan dinamika biasa yang terjadi di internal KPK. Menurutnya, pimpinan KPK telah mengagendakan pertemuan untuk mengakomodir sejumlah tuntutan dari penyidik dan penyelidik KPK itu.
Partai Berkarya2

“Jadi, dinamika yang terjadi saat ini di KPK kami pandang sebagai sebuah proses agar komunikasi antara pegawai KPK dengan pimpinan itu tersalurkan dan bisa diselesaikan dengan baik,” kata Febri.

“Pimpinan akan mengagendakan pertemuan dengan para pegawai dalam waktu yang tidak terlalu lama. Jadi segera akan didengar apa masukan tersebut secara langsung,” sambungnya.

Febri menambahkan, dinamika yang terjadi di internal KPK terjadi bukan kali pertama. Bahkan, pernah terjadi sampai harus menempuh jalur hukum. Namun, lanjut dia, semua yang terjadi adalah terkait institusi KPK.

“Dinamika seperti ini sangat mungkin bisa terjadi dan saya kira dulu juga pernah ada ya keberatan dan bahkan dulu ada jalur hukum yang ditempuh oleh pegawai ke PTUN,” kata Febri.

“Bagi Pimpinan, ini merupakan semacam checks and balances. Dengan satu indikator penting yaitu demi kepentingan institusi KPK. Itu yang paling penting,” imbuhnya.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)