Minggu, 25 Oktober 2020

Indikasi Kecurangan di Malaysia, Sikap Bungkam Dubes Rusdi Kirana Dipertanyakan

Indikasi Kecurangan di Malaysia, Sikap Bungkam Dubes Rusdi Kirana Dipertanyakan

Surat suara Pemilihan Caleg DPR RI di Selangor Malaysia tercoblos pada nomor urut dua, Davin Kirana.

Jakarta, Swamedium.com — Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana didesak agar angkat bicara terkait insiden surat suara yang sudah dicoblos untuk Paslon 01 Jokowi-Matuf di Malaysia. Pernyataan Dubes dinilai penting untuk menghentikan spekulasi di masyarakat.

Hal itu diungkapkan Politisi PDI-P Masinton Pasaribu dalam acara diskusi publik bertajuk Ngobrol santai #AyojagaTPS Untuk Pemilu Damai di Citywalk Sudirman, Jakarta Pusat, Ahad (14/4).

“Ini seharusnya ya, Duta Besar ya ngomong, ini enggak ngomong-ngomong, biar aja dia ngomong,” kata Masinton sambil terkekeh.

Masinton menambahkan, dirinya juga meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak mendahului proses penyelidikan yang dilakukan pihak keamanan negara Malaysia.

“Karena ini tidak hanya menggunakan hukum kita, tapi hukum negara Malaysia,” ujar Masinton.

Selain itu, politisi PDI-P ini juga meminta pihak penyelenggara Pemilu untuk ikut menahan diri sebelum mendapatkan hasil penyelidikan terkait insiden surat suara yang telah di coblos di Malaysia.

“Bawaslu dan KPU juga mesti menahan diri. Jangan genit-genit lah tampil di media, menunggu hasil penyelidikan dari sana (Malaysia),” demikian Masinton.

Hadir dalam acara tersebut, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, Wakil Direktur Data dan IT BPN Prabowo-Sandi Nur Iman Santoso, Asistensi Bidang Hukum Bawaslu Bachtiar Baital, Direktur Eksekutif Perludem Titi Angraeni, Co Founder AyoJagaTPS Mochamad James Falahuddin dan Ananto Pratikno.

Sumber: RMOL

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.