Minggu, 25 Oktober 2020

TvOne: Tudingan UAS Dibayar Adalah Fitnah

TvOne: Tudingan UAS Dibayar Adalah Fitnah

Jakarta, Swamedium.com — Stasiun televisi TvOne memberikan klarifikasi atas edaran yang disiarkan akun Twitter @saididu pascapembajakan. Seperti diketahui, akun tersebut telah dibajak pihak yang tak bertanggung jawab sejak Sabtu (13/4) malam.

Dalam salah satu tulisan, akun yang telah diretas itu menampilkan empat buah foto Ustaz Abdul Somad (UAS) sedang di tengah jajaran pemimpin dan redaksi TvOne. Kemudian, keterangan dalam foto itu menuding UAS dan pihak TvOne “sudah dibayar oleh Prabowo.”

Seperti diketahui, pada Kamis (11/4) lalu TvOne menyiarkan video rekaman UAS bersama dengan calon presiden (capres) Prabowo Subianto. Dalam kesempatan itu, UAS menuturkan bagaimana dirinya akhirnya mendukung kandidat nomor urut 02 itu.

Sehubungan dengan tudingan tersebut, TvOne melalui akun Twitter resminya mengklarifikasi.

“Foto dalam twitter @saididu yang diretas, adalah ngobrol setelah Ustadz Abdul Somad menjadi khatib sholat Jumat 7 Des 2018. Menyangkut tudingan seolah-olah ada peran Karni Ilyas dan menuduh UAS dibayar Prabowo terkait pilpres, adalah fitnah,” demikian bunyi pernyataan itu, dikutip dari akun @tvOneNews, Ahad (14/4) siang.

Berikut ini adalah posting dari akun Twitter Said Didu yang dibajak. Tampak adanya konten yang berupa fitnah terhadap UAS.

Rapat UAS dg TV ONE yang sudah dibayar oleh PRABOWO utk mengkondisikan Dukungannya utk pasangan PAS tidak terlepas dari peran KARNI ILYAS . UAS Mendapatkan dana Milyaran Rupiah dari Prabowo yang diambil dananya di AYANA MID PLAZA untuk bangun ISTANA MEGAH#UASDibayarPrabowo pic.twitter.com/hQwNROeGrN

— Muhammad Said Didu (@saididu) April 13, 2019

Akun Twitter pribadi anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Said Didu, dibajak pada Sabtu (13/4) malam. Hal itu dibenarkan mantan komisaris BUMN PT Bukit Asam (Persero) itu saat dimintai konfirmasi.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.