Minggu, 25 Oktober 2020

Video BW soal Politik Uang Jadi Viral, TKN Panik?

Video BW soal Politik Uang Jadi Viral, TKN Panik?

Jakarta, Swamedium.com — Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Maruf Amin merasa terganggu atau panik? dengan video beredarnya secara viral mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto yang menyebut politik uang marak terjadi di Pemilu Serentak 2019.

BW, sapaan akrab Bambang, bahkan menguraikan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dia juga menyindir dugaan serangan fajar yang dilakukan kader Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Petinggi TKN bahkan harus menggelar jumpa pers di Rumah Cemara, Jakarta Pusat untuk menanggapi pernyataan dari BW tersebut. Dalam jumpa pers, Wakil Ketua TKN Arsul Sani mempermasalahkan pernyataan BW yang menyebut-nyebut data dari PPATK.

Menurutnya, penyebutan itu telah menimbulkan pertanyaan, apakah Bambang mengetahui data-data yang dari PPATK tersebut, sebab data di PPATK bersifat sangat rahasia. Bahkan berdasarkan UU berlaku, data PPATK hanya bisa diinformasikan diberikan dan diserahkan kepada lembaga penegak hukum, seperti Polri, Kejaksaan, dan KPK.

“Pertanyaannya kemudian yang bersangkutan itu mengetahui soal data-data tersebut. Darimana data-data tersebut diberikan?,” ungkap Arsul dalam konferensi pers di Rumah Cemara, Jakarta Pusat, Ahad (14/4).

Dalam hal ini, TKN turut meminta PPATK untuk menjelaskan apakah telah membocorkan soal data tersebut kepada BW.

Selanjutnya, Arsul meminta semua pihak untuk tidak memviralkan sesuatu yang bersifat fitnah dan buruk sangka selama masa tenang pemilu.

“Di hari tenang ini, seyogyanya tidak memviralkan hal-hal yang sifatnya suudzon, secara total merupakan prasangka buruk karena sudah banyak kejadian selama masa kampanye ini di mana dituduhkan sesuatu tapi tidak terbukti,” tuturnya.

“Saudara Bambang Widjojanto apalagi mantan pejabat negara, mantan penegak hukum yang pernah memimpin KPK sekiranya mesti bijak,” pungkasnya.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.