Wednesday, 19 June 2019

Pendukungnya Girang Petahana Masuk Ka’bah, Politikus Demokrat Ungkap Fakta Menyakitkan

Pendukungnya Girang Petahana Masuk Ka’bah, Politikus Demokrat Ungkap Fakta Menyakitkan

Foto: Andi Arief. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Calon presiden petahana Joko Widodo melaksanakan ibadah umrah di Mekkah di tengah masa tenang Pilpres 2019. Momen ini pun ditanggapi politikus Demokrat Andi Arief yang menyindir ibadah umrah jangan ditarik ke politik.

Andi dalam cuitannya, memasuki Ka’bah di Mekkah merupakan impian. Ia pun menyebut saat Presiden RI ke-6 yang juga Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY masuk ke dalam Kabah, tapi turun dengan baik di akhir masa jabatannya.

Dia juga menyebut Presiden RI ke-2, Soeharto yang masuk Ka’bah namun turun tragis pada 1998.

“Bisa memasuki Ka’bah merupakan impian. Pak SBY bisa masuk ke Ka’bah turun dengan baik di akhir masa jabatan. Pak Harto bisa masuk Ka’bah tapi turun tragis 1998. Kesimpulannya Ka’bah hubugannya dengan ibadah. Jangan ditarik ke Pemilu,” kata Andi dikutip dari akun Twitternya, @AndiArief_, Senin, 15 April 2019.

Andi mencuit lagi bahwa ibadah dan politik itu harus dipisahkan. Sebelumnya, Jokowi didampingi istrinya, Iriana beserta kedua putranya, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, melaksanakan ibadah umrah pada Senin pagi 15 April 2019.

Sementara seorang wartawan senior, Setiyardi Budiono juga mengunggah status terkait peristiwa serupa yang dialami Mantan PM Malaysia Datuk Seri Najib Razak usai memasuki Ka’bah.

“Kisah Najib Rajak

Malaysia sedang berbenah. Peradaban negeri jiran itu tercemar aib besar: Najib Rajak. Ya, bekas Perdana Menteri Malaysia itu tengah menghadapi tuntutan berlapis pidana korupsi senilai 6,6 miliar ringgit (Rp 24 triliun).

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (1)

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (1)