Thursday, 20 June 2019

Biar Data yang Bicara

Biar Data yang Bicara

Jakarta, Swamedium.com —

1. Penurunan pengangguran paling lambat dalam 1,5 dekade terakhir. Jika kita bandingkan, Pak Jokowi dalam 4 tahun pemerintahan mampu menurunkan pengangguran 0,6%, Pak SBY dalam 4 tahun periode pertamanya mampu menurunkan penggangguran 1,47%, dan Pak SBY dalam 4 tahun periode keduanya mampu menurunkan penggangguran 1,7%.
Sumber : Retrieved from https://www.bps.go.id/statictable/2014/09/15/981/tingkat-pengangguran-terbuka-tpt-menurut-provinsi-1986—2018.html

2. Peringkat Human Development Index turun dari 110 pada 2014 menjadi 116 pada 2017. Pada tahun 2014 kita berada di peringkat 110, pada tahun 2015 kita berada di peringkat 113, pada tahun 2016 kita berada di peringkat 115, dan pada tahun 2017 kita berada di peringkat 116. Rata-rata peningkatan skor Human Development Index Era Presiden SBY adalah 0,0054 per tahun, sedangkan rata-rata peningkatan skor Human Development Index Era Presiden Jokowi adalah 0,0027 per tahun. Dengan demikian, maka rata-rata peningkatan skor Human Development Index per tahun Era Presiden SBY dua kali lipat lebih besar dibanding Presiden Jokowi. Seharusnya dalam waktu 4 tahun jika mengikuti pertumbuhan Human Development index era Bapak SBY sebesar 0,0054 per tahun kita sudah menjadi negara dengan High Human Development, namun karena pertumbuhan Human Development Index kita hanya 0,0027 di era bapak Jokowi kita masih masuk kategori Medium Human Development. (UNDP, 2018).
Sumber: UNDP. (2018). Human Development Report 2018. Retrieved from http://hdr.undp.org/en/2018-update

3. Angka Partisipasi Murni Indonesia turun. Angka Partisipasi Murni tingkat SD menurun dari 93,5 menjadi 93,02. Begitu pula tingkat SMP APM turun dari 80.76 menjadi 76.99
Sumber: Retrieved from http://publikasi.data.kemdikbud.go.id/uploadDir/isi_4B619F17-997f5-4B93-BB0B-7F83B5512B0B-.pdf?opwvc=1

4. Peringkat kebahagiaan Indonesia dalam World Happiness Report turun dari peringkat 74 pada World Happiness Report 2015 menjadi 92 pada World Happiness Report 2019. Berdasarkan World Happiness Report, Indonesia berada di peringkat 74 dengan skor 5,399 pada World Happiness Report 2015, peringkat 79 dengan skor 5,314 pada World Happiness Report 2016, peringkat 81 dengan skor 5,262 pada World Happiness Report 2017, peringkat 96 dengan skor 5,093 pada World Happiness Report 2018, dan peringkat 92 dengan skor 5,192 pada World Happiness Report 2019. World Happiness Report ini diukur dari beberapa indikator, diantaranya PDB per kapita, harapan hidup sehat, dukungan sosial, kebebesan membuat pilihan, kemurahan hati, dan persepsi korupsi. (Helliwel et al, 2019).
Sumber: Helliwell, J., Layard, R., & Sachs, J. (2019). World Happiness Report 2019. New York
Sumber: Retrieved from https://worldhappiness.report/ed/2019/changing-world-happiness/

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)