Minggu, 25 Oktober 2020

Soal Penangkapan Caleg Gerindra di Pekanbaru, BPN: Ini Framing Jahat!

Soal Penangkapan Caleg Gerindra di Pekanbaru, BPN: Ini Framing Jahat!

Foto: Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto bersama Ketua Bawaslu Pekanbaru, Indra Khalid Nasution memperlihatkan uang yang disita saat penangkapan caleg dan kader Partai Gerindra, Selasa (16/4)

Pekanbaru, Swamedium.com — Partai Gerindra membantah caleg Gerindra dari Dapil Riau 2 yang ditangkap oleh Tim Gakkumdu Pekanbaru bersama tiga orang kader Gerindra terlibat money politik. Menurutnya, uang yang disita saat penangkapan sebanyak Rp 506 juta adalah uang saksi.

“Itu bukan money politik, tapi mereka yang ditangkap itu kader partai gerindra yang ditugaskan untuk menyampaikan bantuan saksi partai pemilu. Hanya kebetulan saat itu ada seorang caleg,” kata Miftah Nur Sabri, salah seorang caleg Partai Gerindra Dapil Riau 1 yang juga Jubir BPN Prabowo-Sandi kepada Swamedium, Selasa malam (16/4).

Gerindra menyayangkan pernyataan yang dibuat polisi dan Bawaslu yang menyebutkan Caleg Gerindra terlibat money politik

“Itu fitnah dan framing yang dibuat oleh pihak kepolisian dan bawaslu. Mestinya mereka klarifikasi dulu. Itu adalah uang untuk saksi Partai Gerindra di Riau. Ini memang resmi, mereka punya surat tugas,” tegasnya.

Menurutnya, kalau memang uang itu untuk serangan fajar, kenapa di sana ada daftar kabupaten, khan mestinya serangan fajar itu langsung ke desa,” tambah Miftah.

Foto: Daftar distribusi uang saksi.

Money Politic tidak terbukti, uang saksi tetap ditahan polisi

Disebutkan, ke empat orang yang ditangkap tim Gakkumdu Pekanbaru itu, malam ini akan pulang, karena memang tidak ada pelanggaran apa-apa. Sayangnya, uang sebanyak Rp 506 juta yang diperuntukan untuk saksi Partai Gerindra masih ditahan polisi.

“Malam ini akan pulang, karena memang tidak ada pelanggaran apa-apa, bukan money politik. Tapi duitnya ditahan, dan ini kita bisa menyimpulkan tujuan agar duit saksi gerindra tidak sampai,” beber Miftah.

Sebelumnya dalam jumpa pers di Mapolresta Pekanbaru, Selasa sore, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto menyebutkan Tim Gakkumdu Pekanbaru menangkap empat orang dalam kasus dugaan serangan fajar di salah satu hotel berbintang di Jalan Sudirman dengan barang bukti uang sebanyak Rp 506 juta. Dana tersebut bersumber dari caleg Gerindra Dapil Riau II. (dr)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.