Sunday, 19 May 2019

Kenapa Angka Kemenangan Prabowo Merosot Tajam dalam Waktu 4 Jam

Kenapa Angka Kemenangan Prabowo Merosot Tajam dalam Waktu 4 Jam

Jakarta, Swamedium.com — Sudah saya ungkap sekilas tadi di saat saya sibuk, nah sekarang saya punya waktu luang untuk jabarkan lebih panjang. KPU kita sedang dalam tekanan hebat untuk mempermainkan sentimen psikologis mental pemilih paslon capreswapres 02, dengan pola yang sangat terbaca (minimal oleh kepala yang jernih dan tidak emosional).

Normal bila kita semua kaget tetapi jangan sampai baper bila dalam seminggu ke depan berjumpa angka-angka magis di umuman hitung resmi KPU. Kita sesungguhnya harus iba bila KPU kita tercinta tersandera jadi kuda tunggang yang dipecut-pecut untuk menyudutkan opini seolah-olah paslon capreswapres 01 “unggul dengan stabil”: hal yang tidak rumit untuk praktisi statistik dan data entry yaitu dengan memasukkan dan memutakhirkan HANYA data suara TPS yg dimenangkan 01 saja di jam-jam normal pantauan publik (6 pagi sampai tengah malam). Sesuai “himbauan” demi bapak terhibur.

Kalau lihat konpers nya Rabu lalu kan tampak jelas capresnya manyun,
Ketua parpol koalisinya mingkem.
Kalau saja bisa bocor tuh dokumentasi suasana TKN di Jakarta Theater isi kolam bisa putar lagu gugur bunga. Hening, macam konperensi kebatinan.

Praktik input data demikian sah, tidak melanggar hukum, tidak pula melanggar etika statistik. Sementara untuk masukan dan pemutakhiran data TPS yang dimenangkan 02 setiap hari dilakukan sebagai selipan-selipan dan sisipan-sisipan dengan durasi masukan dan pemutakhiran yang paaaaanjaaaang dan laaaaamaaaaa, dengan ciri keluar tampilan “under maintenance” seperti di gambar ini. Jam tidur biasanya mereka isi dengan TPS-TPS yang menang 01 maupun 02 tipis-tipis, seperti Rabu 17 April malam lalu.

Tetapi janganlah kita menjadi khawatir, karena itu hanyalah strategi mengulur waktu saja. Bagaikan klausul “apa permintaan terakhirmu” sebelum seseorang pesakitan dieksekusi mati.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (2)

2 Comments

  1. Anonymous

    Si jae jkw pernah undang lembaga survey ke Istana.
    @poltracking @saifulmujani @DennyJA_WORLD @indobarometer @voxpolcenter @LitbangKompas

    UNDANGAN “MAUT” ISTANA KEPADA LEMBAGA SURVEY.

    #KpuJanganCurang
    #IndonesianElectionHeroes
    #KPUJanganKurangiSuara02

    Reply
  2. Anonymous

    Saksi-saksi di daerah sudah diberi suap. Media dikuasai TKN. Hasil Quick Count dipatok dgn angka 58:42. Utk kemenangan paslon @jokowi Maaruf.” Di 2014 mereka curang dan sekarang ingin curang lagi. Presiden produk kecurangan hanya hasilkan presiden penipu dgn 66 janji manis. #TolakKecurangan.

    Enam lembaga survey dilaporkan ke polisi #litbangkompas @kompascom @indobarometertipster @indobarometer @saiful_mujani #Indikator @chartapolitika dan @poltracking.

    Jangan lupa, semua pabrik polling itu #pernah diundang #makan #siang di #istana. Sejak itu, mereka lebih banyak berperan corong petahana.

    Hanya CSIS yang menghasilkan angka 64.5% banding 43% untuk paslon Prabowo Sandi.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (2)