Saturday, 20 July 2019

Data TNI dan Kemenangan Prabowo

Data TNI dan Kemenangan Prabowo

Prabowo bersama para alim ulama, habaib, tokoh dan puluhan ribu warga masyarakat di acara Syukur Kemenangan Indonesia Prabowo - Sandi di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jum'at (19/4/2019).

Jakarta, Swamedium.com — Ada yang berbeda pada pemilu kali ini. Peran Babinsa atau bintara pembina desa dikebiri. Sejak era reformasi, dalam setiap pemilu dan pilpres, TNI AD –melalui aparat teritorialnya– selalu terlibat aktif dalam pemilu. Mereka mencatat dengan teliti hasil pemilu di tiap tempat pemungutan suara atau TPS. Dengan organisasi tertata rapi, disiplin, terlatih, memiliki struktur sampai tingkat kecamatan dan desa, TNI AD sangat cepat mendapatkan data resmi.

Data yang dimiliki TNI AD adalah data riil, bukan prediksi. Tidak ada istilah margin of error. Kalau ada kesalahan, hanya berasal dari kesalahan input, dan itu mudah disisir. Lalu, mengapa pada Pemilu 2019 fungsi Babinsa itu dikebiri? Benarkah langkah ini ditempuh karena apa yang sudah lazim dilakukan Babinsa itu bukan menjadi tugas pokok dan fungsi TNI AD? Ataukan ini adalah bagian dari upaya mencegah skenario kecurangan?

Sudirman Said punya sedikit jawaban soal itu. Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo-Sandiaga ini membaca penarikan Babinsa dari wilayah pemantauan pemilu — kemudian digantikan polisi– diikuti kecurangan secara massif. Ia mencugai pengambil peran Babinsa itu melakukan tindakan curang saat mengamankan kotak suara pemilu.

“Babinsa jadi konsen kita karena selama ini dua institusi ini jadi partner baik, saling dukung, menunjang dan cek-cek,” ujar Sudirman. Sayangnya, peran Babinsa itu dikurangi, ditarik di berbagai tempat, “diikuti cerita polisi membawa kotak suara ke gudang yang bukan tempat authoritative (berotoritas),” tambahnya.

Ya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa melalui sebuah instruksi melarang Babinsa mencari data C1 di TPS. Inti dari instruksi itu adalah memerintahkan kepada seluruh jajaran aparat komando wilayah (Apkowil) dalam hal ini Babinsa untuk menghentikan pencarian data C1 serta menghentikan laporan perolehan suara yang dikirimkan via WA ataupun email.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Comments on swamedium (22)

22 Comments

  1. Anonymous

    Ya tawakal saja kita serahkan hidup dan mati kita kepadaNya. Berdoa Allah berserta kita orang yg cihta kejujuran dan keadilan

    Reply
  2. Anonymous

    mantap pak su masyarakat indonesia di daerah sumut.saya berharap tegak hukum seadil” nya
    karna ini pemilu ini bukan milik imtansi tertentu tapi milik rakyat indonesia.saya nilai pribadi hukum di negara ini masi tajam kebawah tumpul ke atas.

    Reply
  3. Anonymous

    kebenaran akan menemukan jalannya…karena Allah SWT tempat kita memohon petunjuk dan meminta segalanya..yang dapat membolak balikan hati..sehingga smua Rakyat serempak bersatu tanpa pamrih..tulus ikhlas..mengungkap bahwa yang benar adalah Benar.

    Reply
  4. Anonymous

    Intruksikan dan ajak ulama, habaaib serta ummat untuk berMUNAJAT, MUJAHADAH,
    Gerakan DO’A, Jangan lalai. Insyaa Allah kita menang.
    *وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ ۚ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا.*
    Dan katakanlah : “Yang benar telah datang dan yang bathil telah lenyap”. Sesungguhnya yang kebathilan itu adalah sesuatu yang PASTI LENYAP”. [QS. Al-Israa’ : 81].

    Reply
  5. Anonymous

    Semoga Bangsa Indobesia Bersatu terutama yang nggak menyadari kecurangan dan Pelanggaran Pemilu yang terang terangan didepan mata siapapun Presidennya itu Pilihan Tuhan siapapun Pemimpin yang tidak mengakui ada Kecurangan dalam Pemilu 2019 didepan Mata dan Rakyat yang membela Kecurangan atau yang merasa Oknum Politikus busuk …Kelak anda anda yang disalahkans sebab akibat Negara Terjadi Perang saudara dan Negara terpecah belah dan menjadikan Rakyatnya Miskin itu akan tertoreh dan tertanam dan akan dihujat sampai anak keturunannya…. yang mengakibatkan Negara Hancur. Semoga para Pemimpin di Negeri ini dan Ketua KPU dan Bawaslu serta Oknum yang merasa Politikus busuk semoga menyadari ingat Punah nya suatu Negara tergantung Anda Anda Semua ,Semoga Allah SWT Melindungi Negara kita dari ambang Kehancuran.. Aamiin

    Reply
  6. Anonymous

    السلام عليكم ورحمه الله وبركاته. الله أكبر الله أكبر. الله أكبر
    Maafkanlah jika ana salah,, pandangan
    Gaya,, nya ter lalu kasar caranya mau menguasai pemerintah Indonesia pada hal muka Jokowi gg tampang ambisi ternyata melebihi dari yg muka bringas,…dr singah boleh lebih y,
    Contoh singah merasa salah jika makan induk mangsanya anak mangsanya tadi di piaranya Lo
    INI DULU ya dstnya eeeeeeehe WASPADA WASPADA WASPADA LA
    الله أكبر. الله أكبر. الله أكبر. شكرا كشرا

    Reply
  7. Anonymous

    Aallahu Akbar kemenangan bagi seluruh rakyat yg masih berakal sehat yg selalu tawakkal kepada Allah dengan segala kerendahan hati …habis gelap terbitlah terang
    Abis jokowi sekarang prabowo

    Reply
    1. Anonymous

      Yaa Allah Semoga yang benar jadi nyata yang salah terlaknat kl mau istighfar dan bertaubat saudaraku akhirat itu ada kekuasaan sementara begitupula hidup jangan main 2 dengan hidupmu diisi dg kedhalkiman semga bangsa Indonesia damai tentram Amin

      Reply
  8. Anonymous

    _*Ma’afkan & do’akan mereka semua, YRA … Ma’afkan dan ampuni kami juga YRA*_ …
    YRA … Selamatkan BANGSA ini, dari Orang2 ZHOLIM … Sesungguhnya ENGKAU lah PEMILIK KESELAMATAN … AAMIIN … YRA*_

    Reply
  9. Anonymous

    Membohongi seluruh rakyat indonesi & mencoreng nama baik di mata dunia…sungguh terkutuk. Celakalah engkau para elit yg berbuat curang …mari kita amankan agar Allah bemberikan hidayah dan menghukum yg seberat beratnya….ammin

    Reply
  10. Anonymous

    Allahu Akbar …..Allahu Akbar.. Inilah contih pemimipin tahan banting… Yang dibutuhkan negeri yang sedang senrawut ini. Ahli strategi, pemikir dan pencinta bangsa dan setia pada pancasila ,UUD 45. Juga Sapta Marga.. Didampingi intelektual yang rendah hati.. Kecurangan dan kezholiman kubu lawan dihadapi dengan akal waras dan keimananan ,serta doa berjuta rakyat dah ulama mumpuni. “SELAMAT DATANG PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN NURANI RAKYAT .bangsa ini selalu bersamu HIDUP TNI……

    Reply
  11. Anonymous

    Kun..kata AllOOH,..Fayakun..kata ..Nabi Muhammad .R S W, ..Robbukum..kata .malaikatii Jibro’il , wa Mika’il ws Isro’fil wa Idzro’il, ; ya AllOOH, dimalam hari ini, kami tidak dapat Menguasai diri kami, dari kebaikan atau bahaya , hidup atau mati atau bangkit sesudah mati. dan kami tidak dapat mengambil kecuali yg ENGKAU beri, dan kami tidak dapat menghindarkan kecuali apa apa yg ENGKAU hindarkan , ya AllOOH ya Rob..Pimpinlah kami, dan para Pemimpin kami ( Pak Prabowo dan Pak Sandi) di jalan yg ENGKAU Ridhoi baik dalam Perkataan maupun didalam Amal Perbuatan dalam. Tho’at kepafaMU, ..sungguh …begitu besar karuniaMU

    Reply
  12. Anonymous

    maaf om,bukan kita hanya sekedar tawakkal,om tapi harus dilawan kecurangan,kebatilan ,kezaliman,klu anda hanya tawakkal,ya engkau sekalian akan disate oleh orang yg zolim,oke semoga paham

    Reply
  13. Anonymous

    bangsa ini akan semakin hancur kalau di pimpin sama peminpin yang mentalnya mencuranggi dan menghianati rakyatnya. pepatah kuno mengatakan “vos popule vos dei “surat rakyat adalah suara tuhan. kenapa harus mencuranggi rakyat . maka rakyat harus bangkit untuk melawan ketidak adilan dan kejoliman yang terjadi dengan cara santun dan bermartabat tidak melawan konstitusi dan UU. hidup prabowo – sandi.

    Reply
  14. Anonymous

    Kedzaliman dan kecurangan, cepat atau lambat pasti terkuak. Ingat diatas penguasa dan kekuasaan, ada : Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa atas segala sesuatu.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (22)