Friday, 19 July 2019

Suara Paslon 01 dari 183 Berubah Jadi 1833 di Situng KPU

Suara Paslon 01 dari 183 Berubah Jadi 1833 di Situng KPU

Jakarta, Swamedium.com — Kesalahan input hasil penghitungan suara di TPS dalam form C1 ke dalam Sistem Informasi Penghitungan (Situng) KPU, masih banyak ditemukan. Bahkan temuan kali ini mungkin menjadi yang paling besar karena suara Jokowi-Ma’ruf bertambah 1.650 suara.

Data itu ditemukan dalam Situng untuk TPS 4, Kelurahan Peta Kaja, Kecamatan Gianyar, Bali. Pantauan pukul 14.30 WIB, di TPS itu ada kesalahan input oleh relawan KPU karena menambahkan suara Jokowi sangat besar 1.650 suara.
Detailnya, dalam data C1 dari TPS, Jokowi-Ma’ruf unggul dengan perolehan 183 suara, sementara Prabowo-Sandi hanya mendapat 2 suara.

Namun, saat petugas menginput manual dalam Situng, angkanya berubah hanya untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf menjadi 1.833 atau kelebihan angka 3 di akhir dari semula 183 suara. Sementara Prabowo-Sandi tetap 2 suara.

Input data C1 di TPS 4, Petak Kaja, Bali. Foto: Dok. KPU
Salah input itu mempengaruhi total perolehan suara kedua pasangan calon yang muncul dalam Situng yang dipublikasikan di website KPU (https://pemilu2019.kpu.go.id/#/ppwp/hitung-suara/).

Redaksi sudah melaporkan temuan ini ke Helpdesk KPU melalui WhatsApp. Begitu juga Anda bisa melapor jika mendapati salah input.

Tapi penting Anda pahami, data yang ditampilkan dalam Situng –yang juga disebut ‘real count’–, tidak akan menjadi rujukan resmi KPU dalam menetapkan hasil pemilu. Situng dibuat sejak 2014 hanya agar masyarakat bisa melihat hasil pemilu lebih cepat, dan agar hasil penghitungan suara di TPS tidak dicurangi, karena C1 kini bisa di-download semua orang.

Hasil resmi pemilu akan tetap merujuk pada hasil hitung manual berjenjang yang saat ini sedang direkap di tingkat kecamatan, lalu direkap di kabupaten/kota, provinsi, dan KPU RI dan hasil resminya akan diumumkan pada 22 Mei 2019.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)