Sunday, 19 May 2019

Bersama Ulama dan Tokoh, Prabowo Akan Pimpin Gerakan Kedaulatan Rakyat

Bersama Ulama dan Tokoh, Prabowo Akan Pimpin Gerakan Kedaulatan Rakyat

Jakarta, Swamedium.com — Para ulama, kiai dan habaib serta masyarakat dari berbagai wilayah akan melakukan aksi ‘Kedaulatan Rakyat’ di berbagai penjuru tanah air. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kecurangan pemilihan umum (pemilu) yang terjadi secara terstruktur, sistematis dan masif.

Tak hanya itu, sejumlah para purnawirawan TNI juga akan ikut langsung turun ke jalan untuk mengawal aksi kedaulatan rakyat. Diantaranya Letjen (Purn) Suryo Prabowo dan Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin. Sementara, dari pihak ulama ada Ustadz Bachtiar Nasir, Munarman dan Ustadz Ansufri Idrus Sambo.

“Gerakan kedaulatan rakyat ini, nanti akan roadshow ke beberapa daerah di kantong-kantong suara yang secara mutlak dimenangkan oleh 02. Rakyat berhak untuk daulat,” kata salah satu sumber yang enggan disebutkan identitasnya, Rabu (24/4).

Ia menjelaskan bahwa gerakan ini bukan digagas oleh satu kelompok. Gerakan kedaulatan rakyat dilahirkan bersama para pihak termasuk ulama, kiai dan sejumlah purnawirawan TNI.

“Jadi nanti ada gerakan kebangsaan dan gerakan keumatan langsung dipimpin oleh Pak Prabowo. Pak Prabowo sikapnya akan terus maju, tidak akan mundur. Tertutup untuk negosiasi dengan 01, walaupun komunikasi dibuka,” ujar dia.

Sebelumnya, di hadapan pendukung yang berkumpul dalam acara syukuran kemenangan paslon 02, Prabowo mengungkapkan bahwa aksi-aksi rakyat telah dijamin oleh konstitusi.

“Berkumpul dijamin konstitusi, kita menyatakan pendapat dijamin konstitusi. Berjalan di jalan raya bersama-sama dijamin konstitusi,” kata mantan Pangkostrad itu.

Dia pun menyatakan siap memimpin langsung gerakan rakyat untuk mengawal transparansi proses demokrasi Pilpres 2019. “Kalau saya yang pimpin, saya minta saudara semua ikut,” tuturnya.

Akan tetapi, Prabowo mengingatkan agar aksi-aksi yang digelar nanti tetap menjaga kemanan dan ketertiban. Dia menargetkan akan ada jutaan massa turun ke jalan. “Nanti kita catat dan lihat siapa yang hendak merusak demokrasi Indonesia. Kehendak rakyat tidak bisa dibendung lagi,” ujarnya.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)