Friday, 19 July 2019

Prabowo-Sandi Bersama People Power

Prabowo-Sandi Bersama People Power

Massa menyemut dalam rapat umum kampanye Capres 02 Prabowo Subianto di Lombok, NTB, Selasa (26/3).

Jakarta, Swamedium.com — Dalam situasi krusial jelang finalisasi perhitungan suara, di kubu 02 bukan saja harus solid satu sikap. Namun yang lebih penting. Satu mindset pola pikir dan cara pandang. Jadi jangan ada cerita nyanyi sendiri sendiri dengan alasan improvisasi.

Adapun satu mindset pola pikir itu gini. Sejak Prabowo menyatakan kemenangan 62 persen. Prabowo sudah mempersempit fron pertempuran. Prabowo Sandi bersama People power berhadapan dengan KPU yang disinyalir kuat telah berpihak kepada penguasa.

Jadi di sini. Koalisi lintas partai pendukung PADI sepenuhnya tunduk pada skema Prabowo Sandi bersama People Power. Dengan begitu wacana kompromi, bagi bagi jabatan dan kepentingan yang dimotori politisi parpol antara koalisi petahana versus koalisi Padi sama sekali tidak relevan.

Maka itu wacana yang sempat digulirkan Hasyim Djoyo ihwal pertemuan dengan Prabowo atau dengan Luhut, tidak boleh terulang lagi. Bahkan juga dengan pihak manapun dari ring satu petahana.

Sebab deklarasi kemenangan pihak Prabowo sesungguhnya harus dibaca sebagai salah satu tahapan penting People Power mengawal suara rakyat. Jadi para elit partai tunduk pada pakem ini.

Selain itu. Beberapa kalangan dari BPN harus paham betul spirit gerakan Prabowo ini. Dengan menyatakan dirinya sebagai Presiden De Fakto NKRI, berarti yang ditunggu Prabowo adalah legalitas dirinya sebagai presiden. Dan itulah sebab mengapa fokus 02 adalah mengawal suara C1 ke KPU sebagai prioritas.

Karena yang ditunggu Prabowo Sandi adalah legalitas sebagai presiden de jure. Maka itu sungguh aneh ketika sempat ada wacana untuk membawa kasus ini ke MK. Karena itu berarti bertentangan dengan filosofi yang mendasari gerakan Prabowo mendeklarasikan dirinya sebagai presiden de fakto.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)