Minggu, 05 Juli 2020

Berakhirnya Dinasti Cikeas

Berakhirnya Dinasti Cikeas

Foto: Tony Rosyid. (dok. pribadi)

Jakarta, Swamedium.com — Secara sosial-politik, Indonesia mengenal dua polarisasi yaitu santri dan abangan. Kata “santri” kemudian bermetamorfosis menjadi “umat”.

Istilah Islam-nasionalis yang biasa digunakan dalam narasi akademik banyak menuai kritik dan tak lagi cocok untuk membuat katagorisasi politik di Indonesia. Tumpang tindih dan sulit untuk membuat batas-batas perbedaan. Kita pakai saja istilah umat-abangan. Ini nampaknya lebih tepat, setidaknya untuk menjelaskan arah perpolitikan saat ini.

Partai politik bisa dipotret melalui dua katagori ini: umat dan abangan. Kendati tidak mutlak, tapi katagorisasi ini memudahkan untuk menganalisis garis perjuangan parpol-parpol yang ada.

Termasuk partai umat adalah PKS, PPP, PAN dan PKB. Dimana posisi PBB? “Laa yahya walaa yamuut”. Hidup segan, mati tak mau. Gak masuk katagori, karena gak punya keterwakilan di DPR.

PKS, PPP, PAN dan PKB disebut partai umat, karena partai-partai ini yang memperjuangkan kepentingan umat dalam eskalasi dan dinamikanya masing-masing. Soal pasang surut, itu biasa. Tapi secara fitrah, keempat partai ini tak bisa lepas dari umat.

Di luar partai umat kita sebut saja partai abangan. Kendati di dalamnya ada anggotanya dari kalangan santri. Tapi, dari sisi pengaruh tak signifikan.

Istilah abangan yang dimaksud disini adalah bahwa partai-partai ini tak fanatik terhadap agama. Garis perjuangannya tak berbasis pada agama dan kepentingan umat tertentu.

Termasuk di dalam kelompok ini adalah Demokrat, partai besutan SBY. Partai yang di pemilu kali ini sedang jatuh. Angkanya merosot jauh jika dibandingkan beberapa kali pemilu sebelumnya. Yaitu 7,37 persen (survei QC Kedai Kopi). Ini menunjukkan bahwa pengaruh SBY mulai redup. Sementara, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dikader sebagai penerus estafet Partai Demokrat masih berada di dalam bayang-bayang Sang Ayah. Secara politik, masih belum matang. Jauh di bawah Puan Maharani dalam pengalaman dan kesiapan untuk menerima tongkat estafet kepemimpinan partai.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.