Tuesday, 15 October 2019

Wiranto Larang Umat Syukuran Atas Kemenangan? Hehe, Emang Negara Milik Lo?

Wiranto Larang Umat Syukuran Atas Kemenangan? Hehe, Emang Negara Milik Lo?

Ilustrasi. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Beredar kabar melalui juru bicara rezim divisi menpolhukam, melarang rakyat untuk merayakan kemenangan perubahan sekaligus merayakan kejatuhan rezim. Wiranto berdalih pada UU, bahwa kegiatan ini itu butuh izin. Perayaan kemenangan wajib menunggu KPU, mau menunggu keputusan kemenangan di edit KPU ?

Kepanikan ini menjalar, setelah sebelumnya umat akan membuat Mahkamah Rakyat, dengan menggelar hajatan ‘People Power’ untuk menghukum kecurangan jika rezim memaksa mengambil methode ini untuk melanggengkan kekuasaan. Umat sudah paham, membawa kecurangan politik ke MK sama saja mengubur harapan politik yang dicederai oleh rezim.

Kapolri dan para pengamat bayaran, telah membuat Framing untuk mengkanalisasi aspirasi umat agar tersalurkan ke MK. Artinya, sudah ada potensi curang dan rezim mendorong aspirasi umat pada kuburan politik di MK.

Sementara itu, umat sudah paham jalan apa yang akan ditempuh. Umat telah membuat serangkaian tindakan antisipasi, jika suara umat yang menghendaki perubahan berusaha dibungkam oleh alat negara yang telah beralih fungsi menjadi alat kekuasaan.

Perayaan kemenangan umat, sangat wajar dilakukan agar otoritas pemilihan tidak mengubah seremoni kemenangan umat menjadi seremoni melanggengkan kekuasaan rezim. Apalagi dengan sarana informasi yang ada, umat dapat mengetahui secara lebih cepat dan lebih tepat kabar kemenangan umat dan hari kejatuhan rezim, jauh sebelum pengumuman dari otoritas lembaga pemilihan.

Karena itu wahai umat, jangan pernah takut dengan ancaman rezim yang berlindung dibalik jubah konstitusi. Setiap warga negara, memiliki kedudukan yang sama dimuka hukum, dan memiliki hak dan kebebasan untuk berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat. Menyatakan seremoni aspirasi kemenangan dijamin konstitusi.

Sejak sekarang kuatkan barisan umat, siapkan podium dan mimbar-mimbar orasi kemenangan, untuk memagari rencana curang rezim, yang mungkin saja telah dirancang secara sempurna.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.