Tuesday, 18 June 2019

Hari-hari Menjelang Pertempuran

Hari-hari Menjelang Pertempuran

Ilustrasi.

Tidak ada gunanya amunisi lengkap dan fisik yg hebat jima pribadi-pribadinya lemah iman, bermental pecundang. Lemah keinginan dan kemauannya untuk menang.

Allah mengujinya dengan kekurangan air, sehingga air sungai yg segar itu sangat menggoda orang-orang yang kehausan. Padahal, Allah menghendaki pasukan Thalut menunda sejenak hausnya dan tidak minum dari air sungai dihadapannya.

Ujian itu menjadi saringan bagi pasukan Thalut. Dari 80.000 tentara, sebagian besar mereka melanggar, dan meminum air sungai sepuas-puasnya, padahal sudah dilarang. Akhirnya, mereka berbalik mundur, tidak jadi memerangi Jalut.

Ketidaksabaran mereka menahan haus beberapa saat saja adalah bukti terbesar tidak adanya kesabaran mereka untuk berperang yang pasti memakan waktu lama dengan kesulitan lebih besar.

Di sisi lain, mundurnya sebagian pasukan meningkatkan tawakal kepada Allah swt. Orang-orang yg ikhlas, tabah, semakin menambah sikap merendahkan diri, merasa hina, dan berlepas diri dari daya dan kekuatan mereka sendiri kecuali totalitas bergantung kepada Allah swt.

Bahkan, berkurangnya jumlah mereka dan banyaknya musuh, semakin meningkatkan kesabaran mereka.

Mereka tidak melanggar janji mereka yang pernah terucap di hadapan Thalut mereka, bahwa mereka siap melawan Jalut apa pun kondisinya. Mereka pun bermunajat kepada Allah dengan sebait doa:

“Rabbana afrigh ‘alaina shabran wa tsabbit aqdamana wanshurna ‘alal qaumil kafirin.

Duhai Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami, kokohkanlah langkah kami dan tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.” (QS. Al Baqarah, 2:250)

Atas ijin Allah, Jalut dan ratusan ribu bala tentaranya pun tumbang. Kekuasaannya pun jatuh. Kezhalimannya musnah.

Sahabat, hari-hari menjelang ‘pertempuran’ ini akan datang banyak ujian. Kekurangan amunisi, saksi, kesolidan, bahkan godaan ‘air sungai’ yg menghanyutkan di balik kebutuhan minum untuk energi dan kesegaran. Namun, berbagai macam ujian ini adalah ‘syarat’ yg memang harus dihadapi jika kita ingin menang.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)