Sunday, 18 August 2019

Tokoh-tokoh dan Masyarakat Jawa Timur Tolak OBOR dan Pilpres Curang

Tokoh-tokoh dan Masyarakat Jawa Timur Tolak OBOR dan Pilpres Curang

Surabaya, Swamedium.com — Forum Diskusi Tokoh bertema “OBOR, di tengah Dugaan Kecurangan Pilpres yang TSM (Terstruktur, Sistematis dan Masif)” , Surabaya, Ahad 12 Mei 2019 berjalan sukses. Forum itu dihadiri ratusan tokoh dari berbagai kota/kabupaten dan dari berbagai ormas, orpol, akademisi dan praktisi se Jatim.

Hadir para pembicara antara lain: Damai Hari Lubis, SH Ketua Divisi Hukum PA 212, Muslim Arbi Ketua Gerakan Perubahan, Wahyudi Al Maroky Pembina LBH Pelita Umat, Dr. Mufti M Mubarok Ketua PUKAT, Achmad Fachruddin, Ph. D Komunitas Intelektual Muslim, isa Anshory Aktivis Senior Jatim.

Mereka yang hadir menyampaikan sikap terkait proyek OBOR (One Belt One Road) dan dugaan kecurangan Pilpres yang Terstruktur, Sistematis, Massif, Brutal, dan Kriminal (TSMBK). Berikut pernyataan sikapnya:

1) Menolak OBOR yang dirubah namanya menjadi RBI (Road Belt Initiative) karena telah menjadi pintu masuk penjajahan baru segala bidang khususnya bidang politik dan ekonomi RRC terhadap Indonesia

2) Menolak kecurangan Pilpres yang TSMBK (Terstruktur, Sistematis, Masif, Brutal dan Kriminal) karena bertentangan dengan asas jurdil (jujur dan adil)

3) Perlunya alternatif sistem Islam untuk keluar dari keterpurukan dan kungkungan sistem penjajahan yang mendominasi dan mencengkeram Indonesia. Karena sistem ini satu-satunya yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam membangun masyarakat di Madinah, dan satu-satunya sistem yang diyakini akan mampu menghadang hegemoni Kapitalisme dan Sosialisle-Komunisme.

Demikian pernyataan sikap ini dibuat dan ditindak lanjuti sebagai wujud tanggung jawab masa depan bangsa dan negara. Khususnya umat Islam yang menjadi aset terbesar Indonesia. Disusun berdasarkan atas aspirasi yang berkembang dalam forum diskusi.

Surabaya, 12 Mei 2019
Pusat Kajian dan Analisis Data

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)