Friday, 19 July 2019

Cak Nun Diancam Dipolisikan Pendukung Jokowi, Wasekjen ICMI: Coba saja kalau berani

Cak Nun Diancam Dipolisikan Pendukung Jokowi, Wasekjen ICMI: Coba saja kalau berani

Emha Ainun Nadjib.

Jakarta, Swamedium.com — Keteguhan budayawan Emha Ainun Najib atau Cak Nun memegang kayakinan, salah satunya tidak menghadiri undangan ke Istana, berbuntut panjang.

Dalam cuplikan rekaman video pernyataan Cak Nun di acara Mata Najwa, Cak Nun menyatakan selalu konsisten melakukan sesuatu, termasuk enggan dipanggil ke Istana.

“Saya melakukan segala sesuatu tidak pernah sehari. Kalau saya melakukan A, saya lakukan sampai sekarang umur 60. Sampai sekarang kalau saya bilang ‘hei, saya tidak bisa dipanggil presiden, saya yang berhak memanggil presiden, karena aku rakyat’. Itu saya lakukan, dan saya tidak pernah mau dipanggil ke Istana, dan saya tidak bangga sama sekali. Hina kalau saya ke Istana,” ujar Cak Nun.

Atas ucapan Cak Nun itu, buzzer Joko Widodo meradang. Bahkan, loyalis Joko Widodo, Yusuf Muhammad, meminta Cak Nun untuk sujud dan mencium tangan Jokowi.

“Astagfirullah kaget saya meihat video ini. Maaf mulai detik ini hilang sudah respek saya sama Anda. Keculi Anda mau sujud dan cium tangan, untuk meminta maaf pada orang yang telah Anda jadikan bahan ketawaan serta hinaan. Sekali lagi maaf,” tulis Yusuf di akun @yusuf_dumdum.

Tak hanya itu, diberitakan Ketua Front Pembela Jokowi (FPJ) Sulistiono Kumbokarno akan melaporkan Cak Nun ke polisi atas tuduhan menghina dan melecehkan kepala negara Presiden Jokowi. Menurut Sulistiono, Jokowi adalah presiden yang dipilih oleh rakyat bukan dengan sistem outsourcing. Jokowi mendapat mandat dari rakyat dan semua rakyat harus menghormatinya.

Wasekjen Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Vasco Ruseimy menantang pendukung Jokowi untuk mempolisikan Cak Nun. “COBA SAJA KALAU BERANI!!!,” tantang jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini di akun Twitter @vasco_ruseimy.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (1)

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (1)