Friday, 24 May 2019

Terungkap, Rezim Pakai Celah di WhatsApp untuk Mata-matai Aktivis

Terungkap, Rezim Pakai Celah di WhatsApp untuk Mata-matai Aktivis

Ilustrasi. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Peretas dapat memasang peranti mata-mata pada ponsel dan gawai lain dengan memanfaatkan kelemahan pada aplikasi WhatsApp.

WhatsApp, yang dimiliki oleh Facebook, mengatakan peretasan menyasar ‘sejumlah pengguna tertentu’ dan dilancarkan oleh ‘seorang aktor siber yang canggih’.
Pembenahan akan dirilis pada Jumat (17/5) mendatang.

Penyerangan itu, menurut laporan Financial Times, dikembangkan sebuah perusahaan keamanan Israel bernama NSO Group.

Pada Senin (13/5), WhatsApp mendorong 1,5 juta penggunanya untuk memutakhirkan aplikasi sebagai langkah antisipasi. Serangan peretasan itu sendiri baru ditemukan awal bulan ini.

Celah apa yang digunakan?

Peretas memanfaatkan panggilan suara WhatsApp untuk menjangkau perangkat ponsel seorang target.

Kalaupun panggilan itu tidak direspons, peranti mata-mata akan terpasang dan, sebagaimana dilaporkan FT, panggilan suara itu kerap menghilang dari daftar panggilan pada ponsel.

WhatsApp mengatakan kepada BBC bahwa tim keamanannya adalah pihak pertama yang mengidentifikasi celah tersebut dan berbagi informasi itu kepada sejumlah kelompok pelindung HAM, beberapa perusahaan keamanan tertentu, dan Departemen Kehakiman AS awal bulan ini.

“Serangan itu punya ciri khas sebuah perusahaan swasta yang dilaporkan bekerja sama dengan pemerintah untuk menyampaikan peranti mata-mata yang mengambil alih fungsi-fungsi sistem operasi telepon seluler,” sebut WhatsApp dalam catatan untuk para wartawan.

Siapa di balik perangkat lunak ini?

NSO Group adalah sebuah perusahaan Israel yang di masa lalu dirujuk sebagai “penjual senjata siber”.

Perangkat lunak buatan mereka, Pegasus, punya kemampuan mengumpulkan data sensitif dari gawai milik orang yang menjadi target, termasuk menangkap data melalui mikrofon dan kamera serta mengumpulkan data lokasi.

Dalam pernyataan resmi, perusahaan itu menyebut: “Teknologi NSO diberi lisensi oleh badan pemerintah yang berwenang untuk tujuan memerangi kejahatan dan teror.”

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)