Sunday, 22 September 2019

Pemilu Curang, Ribuan Emak-emak Berjilbab Pink Geruduk Istana

Pemilu Curang, Ribuan Emak-emak Berjilbab Pink Geruduk Istana

Jakarta, Swamedium.com – Merasa tidak puas dengan hasil pemilihan umum khususnya pilpres, ribuan perempuan yang tergabung dalam Perempuan Indonesia Bergerak (PIB) mendatangi Istana Negara, Kamis (16/5).

Monica A. Soraya selaku Koordinator Presidium PIB mengatakan, pihaknya datang dari berbagai latar belakang perempuan di Indonesia. Gerakan mereka bukan karena mendukung salah satunya Paslon Capres dan Cawapres tertentu tetapi murni karena panggilan jiwa sebagai seorang perempuan yang melihat ketidakadilan di negeri ini.

“Kenapa kami bergerak? Karena di dalam pemilu ini kami melihat baik dari penyelenggara pemilu maupun oknum-oknum pejabat pemerintahan ada indikasi melakukan kecurangan terhadap hasil pemilu. Sehingga kami yang mayoritas adalah kaum ibu-ibu akan menyuarakan aspirasi Kamis lusa,” katanya saat orasi di depan Istana Merdeka.

Monica menjelaskan tuntutan yang utama adalah menolak hasil pemilu curang. Dan, mereka juga akan kawal demokrasi dan ingin ada keadilan di Indonesia.

Selain menolak pemilu curang, Perempuan Indonesia Bergerak akan menyampaikan kepada pemerintah agar segera turun tangan atas meninggalnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Dalam aksi, kami menyampaikan agar pemerintah segera membuat kebijakan untuk mengusut penyebab kematian ratusan petugas KPPS. Karena selain ratusan yang sudah meninggal ada ribuan petugas KPPS yang kondisinya sedang dirawat karena sakit, semoga itu bisa menjadi perhatian pemerintah dan dilihat oleh rakyat Indonesia,” ujar Monica.

Akibat kematian itu, tambah Monica, sudah berapa banyak anak-anak yang menjadi yatim dan piatu. Untuk itu pihaknya tidak ingin ada lagi anak-anak Indonesia yang menjadi yatim dan piatu yang diakibatkan oleh pemilu kali ini.

“Semoga dengan turunnya kami kaum perempuan ke jalan, penyelenggara (KPU dan Bawaslu) akan mempertimbangkan agar tidak melakukan kecurangan dalam penghitungan suara hasil pemilu,” tegasnya.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (1)

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (1)