Friday, 23 August 2019

Kalau Saja Prabowo Tidak Berbaik Hati, Mungkin Demokrat…

Kalau Saja Prabowo Tidak Berbaik Hati, Mungkin Demokrat…

Prabowo Subianto. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — KAMIS (9/8/18) malam, kediaman Prabowo Subianto, di Kertanegara 4, Kebayoran Baru, nyaris disesaki orang. Di dalam dan di luar begitu luar biasa. Ya, itulah saat-saat akhir Koalisi *Gerindra, PAN,* dan *PKS* akan mengumumkan pasangannya untuk Pilpres 2019.

Hiruk-pikuk benar-benar terjadi begitu rupa. Di ruang tengah orang berkelompok-kelompok membahas berbagai hal, seru sekali. Di dalam ruang khusus, Prabowo, Amien Rais, Zulkifli Hasan, Khotibul Iman, Salim Segaf Aljufri, Fuad Bawazier, Maher Algadri, Ahmad Muzani, Yusuf Martak, Slamet Maarif, Sobri Lubis dan belasan ulama lain, juga tak kalah seru. Mereka berkutat mematangkan keputusan untuk pencalonan Prabowo.

Jarum jam rasanya terlalu lambat bergerak. Sementara itu, di luar kediaman, ratusan wartawan dan calon-calon relawan, sudah tak sabar. Suara-suara mereka seperti gemuruh yang menembus hingga ke ruang tengah K-4.
Ya, mereka ingin mendengar langsung soal cawapres. Meski nama Sandi Uno sudah mencuat, tapi desas-desus nama lain juga masih terdengar.

Saya sama sekali tidak lagi tertarik pada situasi itu. Saya yakin Sandi Uno pasti akan dipilih. Kisah itu bisa di _rechek_ kepada Ustadz Sambo, Chandra Tirta Wijaya, Samad, dan beberapa nama lainnya. Saya justru tertarik pada demokrat, partai pimpinan SBY.

Seperti kebiasaan saya sebagai wartawan, saya fokus mencari yang paling menarik, wakil Demokrat. Menurut info yang saya terima, dua tokoh partai itu masih berkutat untuk bisa masuk koalisi Jokowi. Meski SBY sudah bertemu dengan Prabowo, dan sama-sama menyatakan tidak mempermasalahkan soal posisi AHY sebagai cawapres, tapi rumor yang beredar di luaran justru berbeda. Justru di situlah uniknya.

Menurut rumor, SBY sebetulnya ingin putranya menjadi cawapres. Hal ini sudah dibantah, tapi orang tetap tidak percaya begitu saja. Jadi, masuk di akal jika hingga jam 20.00, Kamis (9/8/18) utusan Demokrat belum kelihatan juga.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)