Wednesday, 19 June 2019

Menkeu Diduga Rugikan Negara Rp 663,4 miliar

Menkeu Diduga Rugikan Negara Rp 663,4 miliar

Foto. Menteri Keuangan Sri Mulyani ingatkan agar APBD tidak dikorupsi. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Indonesia perlu disadarkan, bahwa selama beberapa waktu terakhir patut diduga telah terjadi perbuatan memperkaya korporasi asing yang secara bersamaan merugikan keuangan atau perekonomian negara- pelakunya Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Perbuatan semacam ini memang sulit dideteksi karena kerumitannya, seperti lazimnya kejahatan kerah putih (ingat Skandal Century). Tapi berikut ini akan coba kita jabarkan.

Bagaimanakah modusnya? Yaitu dengan menetapkan tingkat kupon (current yield) atau bunga dari surat utang (bond) yang terlalu tinggi bila dibandingkan dengan negara tetangga yang memiliki peringkat utang (credit rating) yang sama dengan Indonesia, seperti Filipina.

Filipina sangat ideal untuk dijadikan pembanding, benchmark, dalam kasus ini. Credit rating Indonesia dengan Filipina nyaris identik, berdasarkan Moody dan Fitch, kedua negara memiliki rating Baa2 dan BBB. Hanya Standard & Poor yang memberikan rating Filipina BBB (stable) sedikit lebih baik dari Indonesia BBB- (Stable).

Dalam indikator inflasi, Indonesia (2,8%) sedikit lebih baik dari Filipina (3%). Suku bunga masing-masing negara Filipina dan Indonesia tidak diperhitungkan, yang diperhitungkan adalah suku bunga Bank of Japan (BOJ) yang saat ini di -0,1% karena surat utang dalam mata uang yen. Dan yang paling penting, Filipina juga belum lama menerbitkan surat utang yang menjadi kasus yang kami soroti.

Kasus yang kami soroti adalah penerbitan surat utang negara dalam denominasi (mata uang) yen, biasa disebut Samurai Bond. Kami pilih Samurai Bonds karena beberapa hari lagi di tanggal 22 Mei 2019 pemerintah Indonesia akan kembali menerbitkan surat utang untuk menarik dana sebesar 177 miliar yen (Rp 23,3 triliun). Para investor surat utang ini berasal dari korporasi perbankan, asuransi, manajemen aset, dan investor pribadi di Jepang.

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)